
Gelandang serang Persebaya Surabaya, Robertino Pugliara mengalami cedera parah saat bermain dalam laga kontra borneo F, Sabtu (13/10)
JawaPos.com - Penyerang Persebaya Surabaya, David da Silva sedang kesal dengan kondisi sepak bola Indonesia, terutama mengenai wasit. Sang pengadil dinilainya gagal memberikan perlindungan kepada pemain saat memimpin sebuah pertandingan.
David menumpahkan rasa kecewanya melalui media sosial Instagram. Kekecewaan tersebut didasari oleh cedera parah yang menimpa gelandang serang Persebaya, Robertino Pugliara.
Seperti diketahui, Robertino harus mengakhiri Liga 1 2018 lebih cepat karena menderita cedera patah tulang fibula. Cedera tersebut diterimanya saat membela Persebaya melawan Borneo FC, Sabtu (13/10) kemarin.
Ketika babak pertama baru berlangsung 16 menit, Robertino mengerang kesakitan setelah ditekel dari belakang oleh Wahyudi Hamisi. Saat Robertino harus istirahat selama enam bulan, di sisi lain Wahyudi hanya mendapat hukuman kartu kuning dari wasit.
"Saya sangat kecewa dengan apa yang terjadi di lapangan tadi (kemarin) malam," tulis David da Silva, Minggu (14/10). "Kami (pemain asing dan lokal) tidak dapat menerima perilaku seperti ini. Kemarin rekan setim saya terluka parah di lapangan," tegasnya.
"Seandainya wasit mengeluarkan kartu peringatan sebelumnya, mungkin cedera itu bisa dicegah. Sebaliknya, sekarang dia (Robertino) harus menghabiskan berbulan-bulan untuk masa pemulihan. Sementara para pelakunya menutup mata," kecamnya.
Mantan pemain Bhayangkara FC ini berharap ada penyelidikan lebih lanjut dari PSSI. Sebab tekel yang diterima Robertino betul-betul keras sehingga ia harus beristirahat selama setengah tahun.
Selain itu, David juga berharap wasit memainkan perannya secara profesional. Selain melindungi pemain, wasit juga harus menjunjung tinggi fair play yang menjadi semboyan utama di sepak bola.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
