
Djanur menyebut pertandingan melawan Borneo di luar dugaannya.
JawaPos.com – Persebaya Surabaya tidak menyangka mereka harus bertekuk lutut di hadapan Borneo FC, Sabtu (13/10) malam. Walaupun bermain di kandang sendiri, Persebaya menyerah dengan skor tipis 0-1.
Gol semata wayang Borneo FC dicetak striker andalannya Matias Conti. Penyerang berpaspor Argentina ini mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-23. Ada keteledoran bek kanan M. Irvan Febrianto pada proses terjadinya gol Conti.
Persebaya sebenarnya tampil mendominasi pada pertandingan ini. Mereka bermain menekan, khususnya pada babak kedua. Memaksa Borneo FC menumpuk seluruh pemainnya di lini belakang. Sayang Persebaya gagal mencetak satu gol pun.
“Untuk kedua kalinya kami kalah di kandang. Pertandingan malam ini sebetulnya di luar dugaan. Padahal kami ingin meraih tiga poin, tapi kenyataan justru berbalik,” ulas pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman selepas pertandingan.
Bek Otavio Dutra juga kehilangan kata-kata untuk menggambarkan kegagalan Persebaya meraih tiga poin di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). “Jujur, saya malu sekali karena kalah lagi di kandang,” ungkap pemain asal Brasil ini.
“Ini situasi baru bagi saya. Biasanya saya bermain bersama tim di papan atas. Saya juga beberapa kali juara. Lebih berat buat saya. Namun saya tidak bermain sendiri. Masih ada teman-teman lain,” imbuhnya.
Dutra menegaskan bahwa dirinya dan seluruh elemen di tim Persebaya sudah berusaha keras untuk menang lawan Borneo FC. Mereka sudah berjuang maksimal agar berjaya di kandang sendiri. Sayang, Persebaya belum disayang Dewi Fortuna.
“Kami sudah bekerja keras, semua pemain sudah berikan yang maksimal. Tapi kami belum menang. Kami harus bekerja lebih keras lagi,” tutup Dutra.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
