
Persebaya kembali gagal meraih poin dalam dua laga beruntun.
JawaPos.com - Kekhawatiran Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman terhadap Matias Conti menjadi kenyataan. Striker Borneo FC asal Argentina ini menjadi mimpi buruk bagi Persebaya, Sabtu (13/10) malam di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Gol semata wayang Conti membuat Borneo FC sukses mempermalukan Persebaya dengan skor 1-0.
Peluang pertama Persebaya tercipta melalui sepakan Misbakhus Solikin pada menit kelima. Namun bola berhasil ditangkap dengan mudah oleh kiper Nadeo Argawinata. Solikin kembali mendapatkan kesempatan pada menit ke-9. Sayang eksekusi tendangan bebasnya menyamping tipis di kiri gawang Borneo FC.
Persebaya benar-benar menggempur pertahanan tim tamu di laga ini. Berawal dari serangan balik cepat, Ferinando Pahabol mendapatkan kesempatan emas pada menit ke-14. Sayang tembakan first time-nya masih melenceng di kiri gawang.
Kesialan Persebaya mulai muncul saat harus kehilangan Robertino Pugliara pada menit ke-16. Robertino tak bisa melanjutkan pertandingan setelah dilanggar Wahyudi Hamisi. Posisinya digantikan Rendi Irwan.
Mimpi buruk Persebaya akhirnya datang pada menit 23. Berawal dari pergerakan Titus Bonai di sisi kanan pertahanan Persebaya, bola dikirim ke muka gawang. Bola sebenarnya sempat ditepis Miswar Saputra, namun pantulannya mengarah tepat ke depan Matias Conti. Striker anyar Borneo FC ini dengan sangat tenang menjebol gawang Miswar Saputra dengan sebuah tendangan keras.
Persebaya berusaha membalas melalui pergerakan striker Rishadi Fauzi yang mendapatkan kans keduanya pada menit ke-31. Sayang sundulan Fauzi masih melambung di atas mistar.
Absennya David da Silva dan Abu Rizal Maulana memang meninggalkan masalah serius bagi Persebaya. Green Force mendadak kurang tajam. Selain itu, lini pertahanan utamanya sektor kanan, menjadi titik lemah Persebaya sepanjang paruh pertama. Skor 1-0 untuk Borneo FC tak berubah hingga jeda.
Sebuah insiden terjadi pada awal babak kedua. Pemain Borneo FC Amrizal Umanailo tiba-tiba terkapar setelah berbenturan dengan penggawa Persebaya pada menit ke-47. Sontak para pemain berteriak dan meminta tim medis untuk masuk.
Setelah mendapatkan perawatan, hingga bantuan oksigen, Amrizal akhirnya kembali sadarkan. Ia ditarik keluar pada menit ke-51 dan digantikan Edy Gunawan.
Persebaya tampil sangat agresif sepanjang 15 menit babak kedua berjalan. Sebuah peluang emas pun didapat pada menit ke-56. Sayang crossing Ruben Sanadi gagal disambar Osvaldo Haay.
Borneo FC memperoleh kesempatan melalui tendangan bebas Tibo pada menit ke-62. Namun bola berhasil dibendung kiper Miswar Saputra.
Semenit berikutnya, sebuah tendangan spekulasi dilepaskan Irvan Febrianto dari luar kotak penalti. Sayang bola mendarat di pelukan kiper Nadeo.
Persebaya bermain menyerang demi mengejar ketertinggalan. Green Force memaksa Borneo FC bertahan total sepanjang babak kedua. Sayang Persebaya gagal mencetak gol hingga pertandingan berakhir. Borneo FC menang 1-0.
Kekalahan ini membuat Persebaya berpotensi tergelincir ke zona merah. Green Force kini terperosok ke peringkat 14 dengan 29 poin. Posisi Persebaya bisa kembali terperosok andai Mitra Kukar mampu memenangkan laga mereka pada pertandingan di kandang Bali United, Senin (15/10) lusa.
Persebaya 0-1 Borneo
(Matias Conti 23')
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah: Kenakan Rompi Pink dan Tangan Terborgol
Presiden Persebaya Surabaya Angkat Bicara Usai Juara, Azrul Ananda: Menuju Bintang Melalui Kesulitan
Profil Kiper Persebaya Reza Arya Pratama, Tepis 2 Penalti Persib di Final Piala Presiden 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
