Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 14 Oktober 2018 | 03.54 WIB

Persebaya Dipermalukan Borneo di GBT, Zona Degradasi Makin Mendekat

Persebaya kembali gagal meraih poin dalam dua laga beruntun. - Image

Persebaya kembali gagal meraih poin dalam dua laga beruntun.

JawaPos.com - Kekhawatiran Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman terhadap Matias Conti menjadi kenyataan. Striker Borneo FC asal Argentina ini menjadi mimpi buruk bagi Persebaya, Sabtu (13/10) malam di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Gol semata wayang Conti membuat Borneo FC sukses mempermalukan Persebaya dengan skor 1-0.


Peluang pertama Persebaya tercipta melalui sepakan Misbakhus Solikin pada menit kelima. Namun bola berhasil ditangkap dengan mudah oleh kiper Nadeo Argawinata. Solikin kembali mendapatkan kesempatan pada menit ke-9. Sayang eksekusi tendangan bebasnya menyamping tipis di kiri gawang Borneo FC.


Persebaya benar-benar menggempur pertahanan tim tamu di laga ini. Berawal dari serangan balik cepat, Ferinando Pahabol mendapatkan kesempatan emas pada menit ke-14. Sayang tembakan first time-nya masih melenceng di kiri gawang.


Kesialan Persebaya mulai muncul saat harus kehilangan Robertino Pugliara pada menit ke-16. Robertino tak bisa melanjutkan pertandingan setelah dilanggar Wahyudi Hamisi. Posisinya digantikan Rendi Irwan.


Mimpi buruk Persebaya akhirnya datang pada menit 23. Berawal dari pergerakan Titus Bonai di sisi kanan pertahanan Persebaya, bola dikirim ke muka gawang. Bola sebenarnya sempat ditepis Miswar Saputra, namun pantulannya mengarah tepat ke depan Matias Conti. Striker anyar Borneo FC ini dengan sangat tenang menjebol gawang Miswar Saputra dengan sebuah tendangan keras.


Persebaya berusaha membalas melalui pergerakan striker Rishadi Fauzi yang mendapatkan kans keduanya pada menit ke-31. Sayang sundulan Fauzi masih melambung di atas mistar.


Absennya David da Silva dan Abu Rizal Maulana memang meninggalkan masalah serius bagi Persebaya. Green Force mendadak kurang tajam. Selain itu, lini pertahanan utamanya sektor kanan, menjadi titik lemah Persebaya sepanjang paruh pertama. Skor 1-0 untuk Borneo FC tak berubah hingga jeda.


Sebuah insiden terjadi pada awal babak kedua. Pemain Borneo FC Amrizal Umanailo tiba-tiba terkapar setelah berbenturan dengan penggawa Persebaya pada menit ke-47. Sontak para pemain berteriak dan meminta tim medis untuk masuk.


Setelah mendapatkan perawatan, hingga bantuan oksigen, Amrizal akhirnya kembali sadarkan. Ia ditarik keluar pada menit ke-51 dan digantikan Edy Gunawan.


Persebaya tampil sangat agresif sepanjang 15 menit babak kedua berjalan. Sebuah peluang emas pun didapat pada menit ke-56. Sayang crossing Ruben Sanadi gagal disambar Osvaldo Haay.


Borneo FC memperoleh kesempatan melalui tendangan bebas Tibo pada menit ke-62. Namun bola berhasil dibendung kiper Miswar Saputra.


Semenit berikutnya, sebuah tendangan spekulasi dilepaskan Irvan Febrianto dari luar kotak penalti. Sayang bola mendarat di pelukan kiper Nadeo.


Persebaya bermain menyerang demi mengejar ketertinggalan. Green Force memaksa Borneo FC bertahan total sepanjang babak kedua. Sayang Persebaya gagal mencetak gol hingga pertandingan berakhir. Borneo FC menang 1-0.


Kekalahan ini membuat Persebaya berpotensi tergelincir ke zona merah. Green Force kini terperosok ke peringkat 14 dengan 29 poin. Posisi Persebaya bisa kembali terperosok andai Mitra Kukar mampu memenangkan laga mereka pada pertandingan di kandang Bali United, Senin (15/10) lusa.


Persebaya 0-1 Borneo
(Matias Conti 23')

Editor: Agus Dwi W
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore