
aremania bertemu polisi dan manajemen arema (fiska tanjung_jawapos.com)
JawaPos.com - Jelang laga Derby Jatim Arema FC kontra Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Jumat (10/4) mendatang, manajemen Arema FC melakukan konsolidasi dengan Aremania. Manajemen Singo Edan mengumpulkan koordinator wilayah (Korwil) Aremania, Rabu (10/4) petang. Pengumpulan ini dilakukan untuk mengajak Aremania berkomitmen untuk menjaga sikap dan silaturahmi.
Pengumpulan puluhan korwil Aremania ini dilakukan di markas Arema FC atau Kandang Singa. Tak hanya Aremania, pada kesempatan tersebut juga turut hadir Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri dan Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung.
CEO Arema FC Agoes Soerjanto mengatakan, acara ini dilakukan untuk mengajak seluruh Aremania agar memberikan dukungan pada laga final melawan Persebaya, Jumat (12/4) mendatang. "Aremania dan Aremanita sebelum-sebelumnya berkomitmen jadi suporter yang terbaik, menyambut tamu dengan baik, tim Persebaya," ujarnya.
Sementara itu, terkait pengamanan, pihaknya telah menyerahkan semuanya kepada pihak kepolisian. "Saya pikir sudah nggak ada masalah. Kalau naik bus, naik rantis, kebijakan polisi. Manajemen dan tim percaya dengan kemampuan polisi," jelasnya.
Manajemen juga meminta agar suporter menjaga silaturahmi dan persaudaraan, serta menyambut Tim Persebaya dengan baik. "Jaga silaturahmi, persaudaraan. Karena bingkai kita sama, Arema, olahraga. Dan bingkai terbesar adalah Bhineka Tunggal Ika," kata dia.
Tak hanya itu, Aremania juga diingatkan agar tidak menyanyikan yel-yel bernada provokatif selama laga berlangsung. Menanggapi hal tersebut, salah satu Dirijen Aremania Yuli Sumpil mengatakan, Aremania pasti mengerti dan tidak akan menyanyikan lagu berbau rasis, bernada ujaran kebencian, saat menjamu Persebaya.
"Saya yakin Aremania cerdas dan ngerti lagu yang ada itunya (bernada rasis) dan nggak ada," terangnya.
Dia mengungkapkan, berdasarkan pengalaman ketika laga Piala Presiden, tidak ada kasus yang berkaitan dengan lagu-lagu rasis. Menurutnya, suporter sudah paham tentang hal tersebut. "Tanpa disuruh, bukan tekanan, bukan apa-apa. Dari kesadaran sendiri," lanjut dia.
"Mari kita lihat besok (hari ini, red). Semoga Arema jadi juara kemudian kita meriahkan semeriah meriahnya. Mari kita beri dukungan dengan nyanyian. Seluruh Aremania bersatu bernyanyi, nyanyi dukungan," lanjutnya.
Sebagai informasi, sebanyak 40 ribu lembar tiket final Piala Presiden sudah ludes terjual. Dan, Presiden Joko Widodo juga dijadwalkan akan hadir pada laga final Piala Presiden 2019 tersebut.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
