Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 Februari 2020 | 19.00 WIB

Panpel Jual Tiket Paketan, Aremania Berkeluh Kesah di Media Sosial

Photo - Image

Photo

JawaPos.com – Pengumuman di ticket box itu terkesan memaksa. Pengumuman tersebut dibuat Panpel Arema FC dan khusus ditujukan kepada Aremania. Pengumuman itu berbunyi: Pembelian tiket Arema vs Persija dilayani jika membeli tiket salah satu pertandingan sebelumnya. Kenapa harus ada pengumuman seperti itu?

’’Kami sengaja pasang itu. Inilah bentuk dukungan kepada tim,’’ kata Ketua Panpel Arema FC Abdul Haris. ’’Tapi, pengumuman itu hanya berlaku untuk Aremania. Tidak berlaku untuk suporter lain,’’ lanjutnya.

Photo

Arema FC

Haris menyebut langkah tersebut sebagai strategi untuk menarik Aremania datang ke stadion. Mereka menolak disebut memaksa. ’’Kebanyakan kan hanya ingin menonton pertandingan Arema lawan Persija. Agar laga Arema kontra Persela dan Sabah tidak sepi, kami lakukan itu,’’ jelasnya.

Dengan langkah tersebut, Panpel Arema mewajibkan Aremania membeli salah satu tiket antara pertandingan Arema FC lawan Sabah FA atau Arema FC kontra Persela. ’’Tapi, kebijakan ini hanya berlaku bagi yang beli di ticket box di kantor Arema. Yang di korwil-korwil Aremania tidak,’’ tuturnya.

Tiket laga Piala Gubernur Jatim 2020 di Stadion Kanjuruhan, Malang, dijual dalam kategori ekonomi dan VIP. Harga tiket ekonomi mencapai Rp 30 ribu. Tiket VIP dijual Rp 75 ribu dan Rp 100 ribu. Tiket itu berlaku untuk dua pertandingan setiap hari. Sebab, pada hari pertandingan, selalu diadakan dua laga. Satu dimainkan saat sore dan satu partai lainnya berlangsung pada malam.

Haris menjelaskan, Panpel Arema FC memberikan kuota kepada setiap suporter tim tamu. Pengaturan lebih ketat diberlakukan saat kesebelasan tersebut bersua Arema. ’’Suporter Persela kami beri kuota 4.000. Pendukung Persija kami beri kuota 6.000,’’ terangnya.

Keputusan tersebut mendapatkan banyak penolakan dari sejumlah Aremania melalui media sosial. Bukan hanya soal penjualan tiket paketan, melainkan cara panpel Arema dalam memberikan pengumuman soal penjualan tiket paketan. Meski begitu, panpel jalan terus.

”Sebenarnya tidak masalah, kebijakan tiket adalah wewenang panpel masing-masing. Hanya masalah kalimat saja yang harus diperhalus,” tulis Ongisnade dalam cuitannya.

Editor: Mohammad Ilham
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore