
Photo
JawaPos.com – PSSI memutuskan Liga 1 baru kembali bergulir awal tahun depan. Meski sudah ada keputusan, manajemen Persela Lamongan tetap berharap ada kepastian.
’’Kompetisi diwacanakan bergulir awal 2021. Harapan kami rencana itu tidak meleset lagi,’’ kata Agus Hariono kepada Jawa Pos. Bagi klub, kepastian kapan tanggal kompetisi dimulai sangatlah penting. Sebab, hal itu juga menyangkut kerja sama klub dengan sponsor.
Nah, pada Juli lalu, tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu bekerja sama dengan apparel anyar, Adhoc. Rencananya, apparel tersebut dikenakan skuad Persela pada musim 2021.
Masalahnya, tahun depan mungkin PSSI melanjutkan kompetisi musim 2020. Artinya, Adhoc belum bisa menyuplai kebutuhan jersey Persela. Padahal, sesuai perjanjian, mereka seharusnya sudah berkolaborasi tahun depan.
’’Artinya, perjanjian dengan mereka (Adhoc) bisa melebihi tahun 2021. Makanya, kami harus melakukan meeting lagi ke depannya seperti apa,’’ terang Agus.
Itu baru masalah apparel. Belum soal sponsorship yang lainnya. Karena itu, Agus benar-benar berharap kompetisi bisa berjalan sesuai rencana. ’’Jujur, kami sudah bersiap sedemikian rupa untuk menyambut liga pada 1 Oktober. Prepare sudah final, ternyata masih bisa gagal,’’ jelas Agus.
Saat ini, skuad Persela masih diliburkan. Semua pemain diizinkan pulang ke kampung halaman masing-masing. Awalnya, tim pelatih Persela sempat berencana kembali menggelar latihan pada 15 November mendatang. Tapi, rencana itu mungkin tidak terealisasi. Sebab, kompetisi ditunda sampai tahun depan.
Meski libur panjang, pelatih Persela Nil Maizar terus memantau kondisi pemainnya. Dia tidak ingin anak asuhnya lalai menjaga kondisi. ’’Saat ini harus latihan mandiri di rumah. Sesuai dengan program latihan yang kita berikan kepada para pemain,” jelas pelatih asal Payakumbuh, Sumatera Barat, tersebut.
Latihan mandiri penting dilakukan agar anak asuhnya tetap berada dalam kondisi terbaik.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
