
Pelatih Persela Lamongan Bima Sakti. (Dok. Persela)
JawaPos.com – Kerinduan itu akhirnya terobati pada Sabtu (14/3) malam. Sebanyak 7.889 suporter Persela Lamongan kembali hadir di Stadion Surajaya. Mereka menyaksikan tim kebanggaannya berlaga meskipun hanya dalam pertandingan uji coba melawan Persekab Tegal.
Nyanyian, sorak-sorai, dan teriakan yang kurang lebih 2,5 tahun tidak terdengar di Stadion Surajaya kembali hadir. Pelatih Persela, Bima Sakti, yang datang di pertengahan musim, takjub melihat ramainya stadion. Dia juga melihat secara langsung militansi para suporter Persela.
“Saya terharu dengan atmosfer Stadion Surajaya yang sudah begitu lama tidak ada suporter,” katanya. Keramaian Surajaya bahkan membuatnya teringat masa-masa ketika masih menjadi pemain. “Saat main di sini, situasinya sama seperti malam ini,” tambahnya.
Bima juga mengakui tensi pertandingan jauh berbeda dengan kehadiran penonton. Adam Maulana dkk bermain lebih militan saat mendapat dukungan langsung dari suporter di rumah sendiri.
“Semoga apa yang ada malam ini bisa disaksikan secara nasional,” harapnya. Sebab, mantan asisten pelatih tim Indonesia U-23 itu ingin PSSI, khususnya Komite Disiplin, menyaksikan langsung bagaimana luar biasanya atmosfer Stadion Surajaya. Dengan begitu, sanksi kepada Persela bisa diringankan.
“Setidaknya, pada tiga laga kandang tersisa kami bisa bermain dengan adanya penonton,” tegasnya.
Sementara itu, terkait hasil imbang 0-0 melawan Persekab, Bima mengakui hasil tersebut cukup mengecewakan. Namun, secara performa, legenda Timnas Indonesia itu menegaskan sangat puas dengan penampilan anak asuhnya.
“Kami menciptakan banyak peluang, tetapi tidak ada gol. Kami akan bekerja keras lagi dan semoga pada pertandingan melawan Persiba Balikpapan pada 28 Maret nanti bisa mendapatkan hasil sempurna,” ucapnya.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
