Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 7 September 2020 | 04.27 WIB

Venue Piala Dunia U-20: GBT Tuntas Desember, G10N Lebih Cepat

RIANA SETIAWAN / JAWA POS Pekerja melakukan pengecatan sebelum pemasangan kursi di Stadion Gelora Bung Tomo, Kemarin, (29/7). renovasi Stadion terbesar di Surabaya tersebut terus dikebut. pihak kontraktor memfokukan pengecatan  sebelum dilakukan pemasanga - Image

RIANA SETIAWAN / JAWA POS Pekerja melakukan pengecatan sebelum pemasangan kursi di Stadion Gelora Bung Tomo, Kemarin, (29/7). renovasi Stadion terbesar di Surabaya tersebut terus dikebut. pihak kontraktor memfokukan pengecatan sebelum dilakukan pemasanga

JawaPos.com – Surabaya punya dua stadion. Yakni, Gelora Bung Tomo (GBT) dan Gelora 10 November (G10N). Saat ini, dua stadion itu tengah direnovasi untuk menyambut Piala Dunia U-20 tahun depan.

Lalu, bagaimana perkembangannya? Untuk GBT, pemasangan single seat sudah dimulai. Termasuk di tribun VIP. ’’Pemasangan single seat sudah 15 persen,’’ kata Iman Krestian, Kabid Bangunan Gedung Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKPCKTR) Kota Surabaya, saat dihubungi Jawa Pos.

Pemasangan single seat membuat kapasitas GBT menyusut. Sebelumnya, home base Persebaya Surabaya itu mampu menampung 50 ribu penonton. Tapi, dengan single seat, kapasitas penonton jadi 46.806. Perinciannya, 41.806 dari tribun ekonomi. Sementara itu, 5.000 lainnya berada di tribun VIP. ’’Selain pemasangan single seat, masih banyak yang harus kami kerjakan,’’ tambah Iman.

Di antaranya adalah perbaikan seluruh gate. Termasuk kamar mandi penonton. Selain itu, akan ada pemasangan lift baru. Sejatinya, GBT sudah punya lift. ’’Tapi sudah lama. Jadi harus diganti yang baru,’’ jelas Iman. Nah, pengerjaan itu berbarengan dengan penanaman rumput. ’’Termasuk drainase air,’’ tambahnya.

Targetnya, semua susah rampung Desember nanti. ’’Masih banyak yang harus diselesaikan, tapi semua on going,’’ kata Iman.

G10N beda lagi. Pemasangan rumput sudah dilakukan sejak bulan lalu. ’’Rumput sudah terpasang semua. Tinggal menunggu proses pertumbuhan saja,’’ ujar Iman.

Sembari menunggu rumput tumbuh, perbaikan di sisi lain dilakukan. Saat ini, pengerjaan mulai menyentuh ruang ganti. ’’Target tuntasnya memang Desember. Tapi, kalau dilihat progresnya, selesainya bisa lebih cepat,’’ tambahnya.

Pengerjaan memang harus dikebut. Sebab, Desember jadi batas akhir renovasi. ’’Karena Januari 2021 akan ada kunjungan dari PSSI dan FIFA untuk melihat kesiapan semua lapangan,’’ jelas Iman.

GBT jadi lapangan utama. Jadi venue pertandingan. Nanti, ada lima lapangan lain yang dilihat. Yakni, G10N, Lapangan THOR, dan tiga lapangan di sebelah barat GBT. Lima lapangan itu akan jadi tempat berlatih tim yang bertanding di Surabaya.

Lantas, bagaimana pengerjaan lapangan latihan? Iman memastikan semua berjalan lancar. Hanya Lapangan THOR yang sedikit terhambat. ’’Tribun sudah ada. Tinggal kami tunggu anggaran untuk lakukan peningkatan kualitas rumput,’’ jelas Iman.

Cukup tersendatnya pengerjaan Lapangan THOR bisa dimaklumi. Sebab, sebelumnya, lapangan Karanggayam yang dipilih sebagai salah satu tempat latihan. Tapi, rencana itu harus diganti. Maklum, lapangan tersebut masih berstatus sengketa.

Iman berharap semua bisa selesai tepat waktu. Dengan begitu, Surabaya bisa menjadi tuan rumah yang baik bagi tamunya di ajang Piala Dunia U-20 tahun depan. Beruntung, sejauh ini, pengerjaan berjalan sesuai rencana. ’’Belum ada kendala berarti. Semoga semua selesai sesuai target,’’ pungkas Iman.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore