
Gede Widiade bantah telah memecat Teco
JawaPos.com - Bos Persija Jakarta, Gede Widiade membantah telah memecat Stefano Cugurra Teco. Menurutnya, pelatih asal Brasil itu memilih untuk mundur dari Macan Kemayoran.
Awalnya, Gede memang sempat berujar akan mempertahankan Teco. Menurutnya, eks juru taktik Chiangrai United itu tak neko-neko dalam menangani tim. Meski demikian, tiba-tiba Teco mengumumkan telah hengkang dari tim. Gede juga kaget saat mendengar Teco pamit di akun Instagram pribadinya.
"Dia (Teco) bukan dikeluarkan, tapi alasannya keluar. Khusus Teco, dia bersama saya di evaluasi. Semua pemain, karyawan, dan ofisial juga dievaluasi. Parameter pemain ada 10, yang membuat poin evaluasi Rahmad Sumanjaya dari sekretaris tim," bilang Gede.
Menurutnya ada beberapa penilaian untuk pemain. Mulai dari menit bermain, hingga latihan teratur. Teco yang menilai dan melakukan evaluasi lalu diserahkan ke Rahmad.
"Teco evaluasi pakai merah dan biru. Hari terakhir, Rahmad masuk, Yogi masuk, dokter masuk, saya sudah bisa lihat siapa yang dipertahankan. Lalu saya kasih ke Teco," papar Gede.
"Kemudian saya tanya, 'Teco, Are u happy? Dia menjawab 'Happy'. Dari 10 unsur, Teco di antaranya tepat waktu, sama pemain sinkronisasi, jujur, tidak neko-neko. Sedikit yang dia kurang, tidak mengerti suporter," lanjut Gede.
Tapi dari tahun ke tahun, menurut Gede, dia agak mengerti. "Di Jakarta, butuh huburan. Caranya, menang dan memberikan kepuasan dalam bentuk hiburan, mainkan Bepe (Bambang Pamungkas), Ismed (Sofyan), di situ agak kurang. Dari total evaluasi, nilai Teco 8,5. Dia tidak diperpanjang apabila nilai di bawah 6," tambah eks manajer Timnas Indonesia itu.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
