Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 4 Desember 2020 | 00.09 WIB

Persebaya Cuma Mampu Bayar Gaji 12 Persen, Pemain Bisa Menerima

Photo - Image

Photo

JawaPos.com − Jajaran pemain, pelatih, dan ofisial Persebaya Surabaya untuk sementara harus bisa jauh lebih berhemat. Sebab, manajemen baru saja melakukan renegosiasi kontrak baru.

Pembaruan kontrak itu efektif diterapkan Desember ini. Jika mengacu surat keputusan PSSI, klub diizinkan membayar gaji pemain, pelatih, dan ofisial maksimal 25 persen. Lalu, berapa besaran gaji yang dibayarkan manajemen Persebaya?

Dari info yang digali Jawa Pos, pemain, pelatih, dan ofisial hanya mendapat 12 persen dari total gaji. Manajer Candra Wahyudi tidak membantah saat dikonfirmasi soal besaran gaji yang bahkan tak sampai 15 persen itu.


’’Persebaya selalu berlandaskan surat keputusan PSSI dalam renegosiasi gaji dengan pemain di masa status liga yang tidak pasti ini,’’ katanya kepada Jawa Pos.

Artinya, besaran gaji 12 persen tidak menyalahi aturan yang diterbitkan PSSI.

Selama pandemi, Persebaya memang memangkas besaran gaji. Pada Maret hingga Agustus, besaran gaji yang diterima adalah 25 persen. Sementara itu, selama September hingga November, pemain, pelatih, dan ofisial menerima 50 persen.

Karena itu, 12 persen jadi besaran gaji paling minim yang pernah dibayarkan manajemen. Keputusan membayar gaji 12 persen tidak terlepas dari kondisi finansial klub.

Selama tidak ada kompetisi, klub jadi pihak yang dirugikan. Candra mengaku klub seperti terombang-ambing selama tidak ada kejelasan kompetisi. ’’PSSI lalu mengeluarkan aturan pembayaran gaji pemain dan pelatih. Di sisi lain, mereka (PSSI dan LIB) dengan enaknya tidak menjalankan kewajiban kepada klub,’’ tegas pria asli Bojonegoro itu.

Kewajiban yang dimaksud adalah pembayaran hak komersial. Setiap klub dijanjikan mendapat hak komersial Rp 800 juta per bulannya. Tapi, itu baru akan dibayar jika kompetisi dimulai pada Februari 2021 nanti.

Ketidakpastian makin membuat klub dalam posisi sulit. Kondisi itu kemudian dijelaskan Candra kepada pelatih dan pemain. ’’Dan mereka (pelatih serta pemain) bisa memahami,’’ tambahnya.

Pelatih Persebaya Aji Santoso bisa memaklumi kondisi klub saat ini. Karena itu, dia rela meski hanya menerima gaji 12 persen. ’’PSSI kan sudah kirim surat. Maksimal gaji adalah 25 persen. Artinya kan (klub) bisa membayar gaji di bawah 25 persen. Persebaya sudah sesuai dengan arahan PSSI. Bagi saya, tidak ada masalah,’’ terang pelatih asal Kabupaten Malang itu saat dihubungi Jawa Pos.

Bahkan, pelatih 50 tahun tersebut sudah melakukan komunikasi dengan pihak manajemen. Intinya, tim pelatih tidak mempermasalahkan besaran gaji tersebut. Lalu, bagaimana dengan pemain?

’’Kami di Persebaya tidak ada masalah. Baik pemain lokal, pemain asing, maupun pelatih sudah bisa memahami kondisi seperti itu. Semua bisa menerima,’’ beber mantan pelatih Persela Lamongan tersebut.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore