
ILUSTRASI: Logo Liga 1. Pemain Sriwijaya disebut ditawari untuk mengatur skor pertandingan
JawaPos.com - Pemain Sriwijaya FC ternyata sempat ditawari untuk melakukan pengaturan skor di Liga 1. Hal itu diungkap oleh Manajernya, Ucok Hidayat dan beruntung pemainnya dengan tegas menolak.
Isu pengaturan skor kembali menjadi musuh dalam selimut dalam sepak bola Indonesia. Permasalahan ini nyaris tiap tahun muncul sebagai topik utama tetapi sama sekali tak ada penyelesaian yang tegas.
Baru-baru ini, Madura FC berani membongkar kalau ada sosok Exco PSSI yang mencoba membayar untuk mengalah. Ternyata hal serupa jua dialami oleh Sriwijaya FC.
"Banyak pemain kami yang dapat SMS. Ada bekas pemain, ada fotonya, pemain saya sudah melapor. Ada rekamannya, ada tawarannya berapa," beber Ucok saat dihubungi wartawan.
Tawaran dari mafia bola itu menurut Ucok lumayan menggiurkan untuk pemain. Sebab nilainya boleh dibilang hampir dua kali lipat dari gaji bulanan.
"Rata-rata pemain ditawari Rp 50 juta. Kapten kita di WA sama agen-agennya, dari Indonesia, bekas pemain kita juga. Namanya? Wah kena undang-undang ITE gak? Saya takut. Tapi ada namanya. Kita sudah lapor ke PSSI juga," pungkas Ucok.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
