Kearyn Baccus menjadi salah satu pemain yang kena sanksi di A-League. (instagram)
JawaPos.com - Asosiasi Sepak Bola Australia (Football Australia) resmi menjatuhkan sanksi tegas kepada empat pemain yang terbukti terlibat praktik pengaturan skor atau match fixing di kompetisi Liga Australia.
Keputusan ini diumumkan setelah proses investigasi panjang yang melibatkan berbagai pihak dan menegaskan komitmen federasi dalam menjaga integritas kompetisi.
Empat pemain yang dijatuhi hukuman tersebut adalah Clayton Lewis, Riku Danzaki, Yuta Hirayama, dan Kearyn Baccus.
Dari hasil penyelidikan, keempatnya dinyatakan melanggar kode etik dan regulasi disiplin karena terlibat langsung dalam upaya memengaruhi hasil pertandingan.
Clayton Lewis dan Kearyn Baccus menerima sanksi larangan beraktivitas di dunia sepak bola selama lima tahun.
Sementara itu, hukuman lebih berat dijatuhkan kepada Riku Danzaki dan Yuta Hirayama yang dibanned selama tujuh tahun.
Sanksi ini berlaku untuk seluruh kegiatan sepak bola profesional, baik sebagai pemain, ofisial, maupun peran lain di bawah naungan asosiasi sepak bola Australia.
Nama Clayton Lewis menjadi sorotan utama karena statusnya sebagai pemain Timnas Selandia Baru.
Gelandang serang berusia 28 tahun itu terakhir bermain untuk Macarthur FC pada musim 2023/2024.
Lewis tercatat memperkuat tim nasional Selandia Baru sejak 2015 hingga 2024 dengan koleksi 27 caps dan satu gol. Hukuman lima tahun ini praktis menjadi pukulan besar bagi kariernya yang masih berada di usia produktif.
Riku Danzaki, gelandang serang asal Jepang berusia 25 tahun, juga harus menelan konsekuensi berat.
Pemain yang terakhir memperkuat Western United pada periode 2023–2025 ini tampil cukup reguler dengan catatan 49 penampilan dan enam gol.
Namun, keterlibatannya dalam kasus ini membuat masa depannya di sepak bola Australia, bahkan internasional, berada di ujung tanduk.
Sementara itu, Yuta Hirayama, penyerang asal Jepang berusia 27 tahun, saat ini berstatus tanpa klub.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
