
Persebaya saat meraih kemenangan 4-1 di Stadion Sultan Agung melawan PS Tira
JawaPos.com - Persebaya Surabaya melakoni laga berat pada pekan ke-12, Minggu (3/6) malam WIB. Tim asuhan Angel Alfredo Vera akan menghadapi Persija Jakarta. Laga gengsi dan disebut salah satu El Clasico Indonesia ini digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul.
Persija sendiri bertindak sebagai tuan rumah. Namun, mereka terpaksa keluar dari Jakarta lantaran Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) sudah disterilkan jelang Asian Games 2018. Sementara itu, Stadion Pakansari, pada saat bersamaan digunakan Timnas U-23 Indonesia menghadapi Thailand U-23 dalam laga persahabatan.
Bermain di Bantul memunculkan memori indah bagi Persebaya. Bahkan, mereka ingin mengulanginya saat melawan Persija, Minggu (3/6) malam WIB. Di Liga 1 musim ini, Persebaya telah menjalani laga di Stadion Sultan Agung ketika melawan tuan rumah PS Tira pada pekan ke-4, 13 April lalu. Hasilnya, Persebaya menang telak dengan skor 4-1!
Memori itu coba diulangi Persebaya pada Minggu (3/6) malam WIB. Bajul Ijo makin percaya diri setelah dua pilarnya sudah pulih dari cedera yakni striker David da Silva dan defender Otavio Dutra. Meski tanpa Osvaldo Haay dan Irfan Jaya yang memperkuat Timnas U-23 Indonesia, kembali David da Silva menjadi kabar menggembirakan.
Maklum saja, David da Silva merupakan aktor kemenangan Persebaya di Sultan Agung saat melawan PS Tira. Penyerang asal Brasil itu mencetak hat-trick alias tiga gol. Tentu saja David da Silva berharap bisa melakukan hal yang sama, setidaknya mampu mencetak gol lagi. Terlebih, rentetan golnya terhenti di angka 6. Setelah itu, David da Silva mulai seret mencetak gol.
Bajul Ijo jelas memburu kemenangan. Maklum saja, dalam tiga laga terakhir secara beruntun, mereka selalu meraih hasil imbang. Melawan Persija, Persebaya berambisi kembali ke jalur kemenangan.
Pelatih Alfredo Vera sudah menyiapkan strategi cadangan setelah Irfan Jaya dan Osvaldo Haay absen. Kemungkinan besar dia akan memainkan David da Silva. "Kompetisi semakin lama semakin sulit untuk semua tim. Kami pernah meraih poin di tandang dan pernah menang di Bantul. Kami memang butuh waktu untuk adaptasi, tapi kami selalu percaya diri," sebut Alfredo Vera seperti dilansir laman resmi klub.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
