
Sevilla
JawaPos.com-Sevilla menjadi juara Liga Europa 2020. Pada final di RheinEnergieStadion, Cologne, dini hari ini WIB (22/8), Sevilla mengalahkan Inter Milan dengan skor 3-2.
Gelar ini adalah keenam bagi Sevilla, menjadikan tim asal Spanyol tersebut sebagai klub tersukses di Liga Europa. Dalam kali enam final, Sevilla sama sekali tidak pernah terkalahkan.
Babak pertama berlangsung sangat menarik dengan skor 2-2.
Pada menit ke-65, Inter mendapatkan peluang emas. Romelu Lukaku berhasil lolos dari jebakan offside. Namun, tendangannya masih bisa ditahan kiper Sevilla Yassine Bounou alias Bono. Padahal posisi mereka sudah saling berhadapan.
Sevilla mengunci kemenangan pada menit ke-74. Sebuah bicycle kick dari bek tengah Diego Campos mengenai kaki Lukaku. Apes bagi Inter, bola mantul tersebut malah masuk ke gawang Samir Handanovic.
Inter kembali mendapatkan peluang emas, enam menit sebelum babak kedua waktu normal berakhir. Namun, sontekan Alexis Sanchez pada menit ke-82 ke gawang kosong, berhasil ditahan oleh bek Sevilla Jules Kounde.
Photo
Alexis Sanchez gagal mencetak gol jelang akhir pertandingan. (Ina Fassbender / POOL / AFP)
Inter sendiri menggebrak dan agresif pada awal pertandingan. Pada menit ke-4, Inter sudah mendapatkan penalti. Pelanggaran yang dilakukan bek tengah Sevilla Diego Carlos kepada Lukaku, membuat wasit Danny Makkelie menunjuk titik putih.
Lukaku yang maju sebagai eksekutor, melaksanakan tugasnya dengan sempurna. Dia menceploskan bola ke pojok kanan bawah gawang Sevilla. Walaupun kiper Sevilla Bono mampu membaca tendangan Lukaku, namun laju bola yang terlalu deras, membuat Inter unggul dengan skor 1-0.
Dengan golnya tersebut, Lukaku menyamai rekor salah satu legenda terbesar Inter Ronaldo. Mereka sama-sama mencetak 34 gol pada musim debutnya. Ini adalah gol ke-11 Lukaku secara beruntun pada ajang Eropa musim ini.
Inter Milan
Romelu Lukaku (kiri) merayakan gol yang dia cetak bersama Danilo D'Ambrosio. (Lars Baron / POOL / AFP).
Keunggulan satu gol, membuat Inter jsutru terlihat gugup. Sevilla justru tampil lebih agresif, bangkit, mencetak dua gol, dan berbalik unggul.
Striker Belanda Luuk de Jong berhasil mencetak dua gol pada menit ke-12 dan 33. Semuanya melalui tandukan. Gol pertama De Jong adalah hasil assist dari Jesus Navas. Sedangkan yang kedua lahir dari umpan mantan gelandang Inter Ever Banega.
Tetapi hanya dua menit Sevilla memimpin, Inter mampu menyamakan kedudukan. Tandukan bek tengah berusia 34 tahun asal Uruguay Diego Godin, hasil assist Marcelo Brozovic membuat skor sama kuat 2-2.
Pada babak pertama ini, Sevilla unggul dalam penguasaan bola yakni 62 persen dibandingkan 38 persen milik Inter. Sevilla menciptakan lima tendangan ke arah gawang. Sedangkan Inter mengkreasi dua sepakan mengarah ke gawang.
Secara total, Inter unggul dalam penguasaan bola dalam posisi 53 persen dibanding 47 persen. Namun, dalam hal tendangan ke arah gawang, Sevilla unggul tipis dalam posisi 6-5.
Hasil ini gagal mengulang kesuksesan Inter yang menjadi juara Piala UEFA 1997-1998. Saat itu, Inter mengalahkan Lazio di final dengan skor 3-0.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
