
Leicester City
JawaPos.com-Thomas Tuchel mengatakan Chelsea kurang beruntung saat takluk 0-1 di tangan Leicester City pada final Piala FA di Stadion Wembley, London (16/5).
Kendati menggunakan kata kurang beruntung, Tuchel cukup gamblang merujuk komentarnya itu terhadap beberapa keputusan wasit yang dianggap merugikan timnya.
"Kami kecewa dan tidak marah dengan penampilan para pemain. Saya pikir, performa mereka cukup untuk memenangkan piala itu," kata pelatih asal Jerman itu usai pertandingan seperti dikutip dari Reuters.
"Saya pikir hari ini kami tidak beruntung. Dan kami tidak pernah menyembunyikan bahwa kami perlu memiliki keberuntungan untuk menang di level ini. Anda membutuhkan momentum, pengambilan keputusan, detail kecil, wasit," lanjutnya.
Tertinggal 0-1 oleh tendangan keras Youri Tielemans pada menit ke-63, Chelsea sejatinya mampu menjebol gawang Leicester saat waktu normal kurang dua menit lagi. Tetapi gol mereka dianulir oleh VAR dan wasit Michael Oliver. Sebab, pemain pengganti Ben Chilwell sudah lebih dulu terjebak offside.
Tuchel juga mengungkapkan bahwa asistennya bersama sejumlah para pemain meyakini bahwa pemain Leicester Ayoze Perez terlebih dulu melakukan pelanggaran handsball. Itu sebelum Youri Tielemans mencetak gol.
"Saya tidak melihatnya. Asisten saya melihatnya di layar di bangku cadangan dan para pemain langsung mengatakan itu adalah handsball," kata Tuchel.
Tetapi menurut jurnalis ESPN Dale Johnson, Perez tidak dianggap handsball walaupun bola mengenai lengannya. Sebab, bola itu meluncur ke lutut Perez lebih dulu sebelum memantul ke siku kanan. Dan itu, menurut peraturan, bukan merupakan handsball.
Tuchel yang juga mantan pelatih Borussia Dortmund dan Paris Saint-Germain itu merasa timnya telah bekerja dengan baik untuk membatasi efektivitas Leicester saat turun minum.
"Saya pikir kami bertahan dengan baik, menekan dengan baik. Kami tidak mengizinkan terjadinya serangan balik dari salah satu tim dengan serangan balik terbaik di Eropa," katanya.
Namun, Tuchel kurang senang dengan cara timnya gagal memanfaatkan dominasi penguasaan bola. Statistik babak pertama mencatat tak satu pun dari kedua tim bisa melepaskan tembakan tepat sasaran. Chelsea sendiri membuang delapan percobaan.
"Kami kebobolan gol dari situasi tidak berbahaya. Itu gol fantastis dan gol keberuntungan. Kami punya peluang dari Mason (Mount), gol offside yang sangat dekat. Kami tidak beruntung hari ini," ucapnya.
Chelsea akan kembali menghadapi Leicester pada Rabu dini hari WIB (19/5). Ini adalah partai penting dalam pertempuran untuk finis posisi empat besar Premier League. Selain itu, Chelsea juga akan menantang Manchester City pada final Liga Champions 29 Mei mendatang di Porto.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
