alexametrics
Borussia Monchengladbach 2 vs Inter 3

Alasan Romelu Lukaku Berteriak Marah kepada Nicolo Barella

2 Desember 2020, 13:16:52 WIB

JawaPos.com-Inter Milan lolos dari maut. Mengusung misi harus menang agar tidak tersingkir dari fase grup B Liga Champions 2020-2021, Inter sukses menghajar tuan rumah Borussia Monchengladbach di Borussia-Park dini hari tadi (2/12). Inter menang dengan skor tipis 3-2.

Pertandingan itu berlangsung sangat seru. Dan tentu saja sangat menegangkan bagi Inter.

Bek kanan Matteo Darmian berhasil membawa Inter unggul pada menit ke-17. Namun saat menit pertama injury time babak kesatu, Monchengladbach menyamakan kedudukan lewat sontekan Alassane Plea.

Dua gol Romelu Lukaku masing-masing pada menit ke-64 dan 73 membuat Inter memimpin 3-1. Seharusnya Inter bisa membunuh pertandingan saat itu juga. Namun pertahanan yang buruk membuat Plea menceploskan gol kedua dan menjadikan Monchengladbach menipiskan ketertinggalan, 2-3.

Untung bagi Inter, dengan waktu yang tersisa, Monchengladbach gagal mencetak gol tambahan. Andaikan itu terjadi, maka Inter akan gigit jari dan dipastikan terhenti di fase grup.

Dengan tambahan tiga poin, Inter memang masih menjadi juru kunci Grup B dengan koleksi lima poin. Tetapi jika Inter berhasil membekuk Shakhtar Donetsk pada partai terakhir di Giuseppe Meazza (10/12), maka peluang I Nerazzurri lolos ke 16 besar terbuka.

Tentu saja, kelolosan Inter tidak semata berada di tangan pasukan Antonio Conte. Agar Inter bisa melaju, pada partai lainnya, Real Madrid dan Monchengladbach tidak boleh berakhir imbang.

Apapun itu, dengan hasil ini, skuad Inter sudah berada dalam level kepercayaan diri yang tinggi. Apalagi di Serie A, Inter kembali berada di jalur kemenangan setelah membantai tuan rumah Sassuolo dengan skor 3-0 (28/11).

Romelu Lukaku mengaku bahwa dia saat ini berada dalam fase terbaik sepanjang kariernya sebagai pemain profesional. Jadi, kemenangan ini begitu membahagiakan bagi bintang asal Belgia itu.

“Seperti yang sudah saya bilang, saya satu dari 25 pemain. Ada banyak pemain yang lebih berpengalaman ketimbang saya di sini,” ucap Lukaku sebagaimana dilansir Sky Sport Italia.

“Saya ingin membantu tim ini menang, itulah yang ingin saya lakukan pada setiap sesi latihan dan setiap pertandingan. Saya ingin membantu Inter menang,” tambahnya.

Hasrat ingin menang itulah yang kadang membikin Lukaku naik darah dan emosi. Dalam rekaman ulang terlihat Lukaku meneriaki dan memarahi gelandang Nicolo Barella. Kejadian itu berlangsung tepat sebelum Monchengladbach menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

“Saya memang sedikit marah, sebab Lautaro (Martinez) dan saya berada dalam momen dua lawan dua. Saya kira dalam 40 menit awal kami menyerang dengan sangat baik, jadi ada risiko yang harus diambil. Tetapi kami tidak melakukannya dengan baik,” terang Lukaku.

Allenatore Inter Antonio Conte mengatakan bahwa timnya memang sangat berambisi untuk menang. Tersingkir dini dari Liga Champions bukanlah opsi yang akan mereka pilih.

“Gladbach adalah tim yang baik dan mengalami periode yang baik di Bundesliga dan Liga Champions. Jika kamu tidak bersatu menjadi tim, secara taktik, secara fisik, secara karakter, kamu tidak akan mampu datang ke sini dan menang,” ucap Conte kepada Sky Sport Italia.

“Kami jelas layak menang dan kami harusnya tidak sampai menderita sampai akhir. Kami mengalahkan pemuncak klasemen dan kami masih hidup. Saya berterima kasih kepada para pemain, mereka memiliki semangat yang tepat,” tambah Conte.

Editor : Ainur Rohman


Close Ads