Djajang Nurjaman (tengah)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya merayakan kemenangan terbesar sepanjang sejarahnya dengan mencatatkan 14 gol tanpa balas. Hal ini terjadi saat menghadapi PSBI Blitar dalam babak 128 besar Piala Indonesia. Di balik kesuksesan ini, terdapat sosok pelatih yang memiliki peran krusial dalam mempersiapkan tim dan memotivasi para pemain, untuk meraih hasil spektakuler ini, yakni Djajang Nurjaman.
Perjalanan Djajang Nurjaman sebagai pelatih Persebaya Surabaya tidaklah mudah. Namun, melalui dedikasi, kegigihan, dan keahliannya dalam melatih, ia berhasil membawa timnya mencatatkan sejarah dengan kemenangan terbesar dalam laga resmi selama 20 tahun terakhir. Keputusan untuk menurunkan full team Persebaya dalam pertandingan melawan PSBI Blitar menunjukkan tekad kuat Djajang Nurjaman untuk memastikan kemenangan bagi timnya, meskipun lawannya adalah tim dari divisi yang lebih rendah.
Dalam pertandingan tersebut, Persebaya menampilkan performa yang mengagumkan, dengan mencetak gol-gol yang spektakuler dan memukau. Gol-gol dari pemain-pemain seperti Osvaldo Haay, Otavio Dutra, David Aparecido da Silva, dan yang lainnya, menjadi bukti dari persiapan matang yang dilakukan oleh Djajang Nurjaman dan tim pelatihnya.
Namun, kemenangan besar ini bukanlah hasil yang didapatkan secara instan. Djajang Nurjaman telah bekerja keras untuk membangun tim dan menanamkan filosofi permainan yang agresif dan menyerang kepada para pemainnya. Kedisiplinan, kerja keras, dan semangat juang adalah nilai-nilai yang ditanamkan oleh Djajang Nurjaman dalam setiap sesi latihan dan pertandingan.
Selain meraih kemenangan terbesar, Djajang Nurjaman juga telah mencatatkan berbagai prestasi lainnya bersama Persebaya Surabaya. Statistik menunjukkan bahwa tim di bawah asuhannya mampu mencatatkan sejumlah kemenangan penting dan meraih posisi yang baik di berbagai kompetisi. Dengan pengalaman dan keahliannya sebagai seorang pelatih, Djajang Nurjaman telah membawa kebanggaan bagi Persebaya Surabaya dan para pendukung setianya.
Kemenangan Terbesar
Piala Indonesia | Sep 2, 2018
PSBI Blitar 0:14 Persebaya Surabaya
Piala Indonesia | Feb 16, 2019
Persebaya Surabaya 8:0 Persinga Ngawi
Piala Indonesia | Feb 23, 2019
Persebaya Surabaya 7:0 Persidago Gorontalo
Liga 1 Indonesia | Jul 5, 2019

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
