
Sutan Zico bercerita banyak soal perjalanan kariernya.
JawaPos.com - Nama Sutan Diego Armando Zico belakangan menjadi buah bibir usai tampil mengesankan bersama Timnas U-16 Indonesia. Zico, sapaan akrabnya, bahkan menjadi pemain muda tersebur di Asia.
Bakat pemuda kelahiran 7 April 2002 itu memang sudah tercium sejak kecil. Sang ayah, Oriyanto Jhosan yang juga pernah menjadi seorang pesepak bola merupakan sosok paling berjasa di karir Zico.
Oriyanto sudah mencium bakat hebat anaknya tersebut sejak masih berusia 2 tahun. Polesan dari sang ayah, soal arti sepak bola, kehidupan disiplin, serta ambisi membuat Zico kecil berkembang pesat sampai kini dikenal di seantero Tanah Air berkat aksinya bersama Garuda Asia.
JawaPos.com berkesempatan untuk menemui Zico di kediamannya, di Gunung Putri, Bogor. Dia bercerita banyak soal perjalanan karir, sampai jadi top scorer Kualifikasi Piala Asia U-16 2018 dengan 10 golnya.
Berikut petikan wawancaranya:
Halo Zico, apa kabar?
Baik, Mas.
Bagaimana perasaan kemarin jadi pemain muda tersubur Asia?
Bangga sekali. Tapi menurut saya ini belum tercapai. Karena ini masih awal dan semoga bisa lebih baik ke depannya.
Memang, apa yang masih ingin kamu kejar?
Keinginan sesungguhnya saya bisa jadi pemain profesional. Target tahun depan, ingin jadi top scorer di Piala Asia U-16.
Awal mula kamu tertarik sepak bola bagaimana, sih? Ceritain dong..
Ayah kan pemain bola. Nah saya inget pas umur 5 tahun diajak ke lapangan main bola. Kok jadi tertarik saya. Saya lihat ayah main bola seperti ada sesuatu. Saya ingin seperti ayah, dan sekarang Alhamdulillah bisa.
Kemarin kamu sempat ke Jerman, ya? Dalam rangka apa?
Saya memang awalnya ikut Chelsea Soccer School di Singapura. Nah, awalnya masuk Chelsea itu lolos dari Indonesia kemudian ikut latihan di sana. Singkatnya, lalu saya terpilih wakili Singapura ke Munchen.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
