Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 Mei 2024 | 21.38 WIB

Faisal Halim Berpotensi Pensiun Dini setelah Disiram Air Keras, Kini Safiq Rahim dan Akhyar Rashid Turut Diserang

KORBAN: Aksi-aksi brutal yang bisa merugikan pemain Timnas Malaysia harus segera ditindak tegas oleh federasi sepak bola Malaysia agar tidak berlarut-larut. - Image

KORBAN: Aksi-aksi brutal yang bisa merugikan pemain Timnas Malaysia harus segera ditindak tegas oleh federasi sepak bola Malaysia agar tidak berlarut-larut.

JawaPos.com — Musibah yang tak terduga melanda dunia sepak bola Malaysia dengan kekejaman yang menggetarkan hati. Tidak kurang dari tiga pemain penting dari negeri itu mengalami tragedi dalam waktu yang sangat berdekatan. Kejadian-kejadian mengerikan ini telah mengejutkan dan memilukan, meninggalkan luka yang mendalam bagi seluruh komunitas sepak bola Malaysia.

Faisal Halim, salah satu bintang terang Timnas Malaysia, menjadi korban serangan paling mengerikan. Pencetak gol berbakat itu disiram air keras oleh orang tak dikenal, meninggalkannya dalam kondisi luka bakar parah yang mencapai level 4.

Kejadian ini terjadi setelah momen gemilangnya saat berhasil mencetak gol ke gawang Korea Selatan pada Piala Asia 2023. Sementara itu, Akhyar Rashid, striker andalan Terengganu FC, menjadi sasaran perampokan yang brutal, menerima pukulan di kepala dan kaki hingga akhirnya harus dijahit.

Terakhir, Syafiq Rahim mengalami teror berupa penyerangan, meskipun hanya mobilnya yang menjadi korban rusak saat ia sedang menjalani latihan.

Solidaritas Melanda, Kampanye "Stop the Violence!"

Tidak menyia-nyiakan waktu, Selangor FC bangkit membela solidaritas dan perdamaian dalam dunia sepak bola. Mereka meluncurkan kampanye 'Stop the Violence!' dan mendesak otoritas terkait untuk segera melakukan investigasi menyeluruh terhadap kejadian-kejadian mengerikan ini.

Pernyataan tegas mereka, "Berdiri bersama Faisal Halim. Hentikan kekerasan!", mencerminkan semangat untuk menolak segala bentuk kekerasan di dalam maupun di luar lapangan sepak bola.

"Tiada ruang untuk keganasan dalam olah raga yang kita cintai ini. Sepak bola adalah olah raga yang menyatukan dan bukan untuk memecahbelahkan kita. Pemain-pemain sepak bola berusaha dan bekerja keras untuk kita," tegas pernyataan Selangor, memantik semangat kesatuan di kalangan penikmat sepak bola.

Reaksi keras juga datang dari netizen Malaysia yang bersatu meminta keadilan dan kejelasan dari pihak berwenang. Mereka dengan tegas mengutuk segala bentuk kekerasan yang ditujukan kepada para pemain sepak bola kesayangan mereka.

Media sosial menjadi wadah bagi ungkapan kekecewaan dan kepedulian akan nasib para pemain yang menjadi korban tragedi ini. "Apa yang terjadi? Siapa yang marah dengan pemain sepak bola kita sampai membuat hal semacam ini?" tulis @Marchforward, mencerminkan kebingungan dan keprihatinan yang meluap dari masyarakat.

Sementara itu, @thepatriotsasia menegaskan, "Tragedi yang menimpa Faisal Halim dan Akhyar Rashid semestinya menjadi satu titik hitam bagi peminat bola sepak tanah air. Semestinya pelaku tragedi ini tidak boleh dimaafkan."

Tragedi yang menimpa Faisal Halim adalah yang paling mencengangkan dan memilukan. Seorang pemain dengan pencapaian gemilang dalam kancah sepak bola internasional, kini terbaring dengan luka-luka parah akibat disiram air keras oleh orang tak dikenal.

Pencetak gol heroik Timnas Malaysia ke gawang Korea Selatan pada Piala Asia 2023 ini mengalami luka bakar yang mencapai level 4, menyisakan keraguan akan masa depannya di dunia sepak bola.

Kondisi kesehatan Faisal Halim menjadi perhatian utama bagi seluruh komunitas sepak bola Malaysia. Potensi pensiun dini menghantui, karena dampak dari serangan kejam tersebut tidak hanya fisik, tetapi juga psikologis.

Bagaimana seorang pemain bisa kembali ke lapangan, bermain dengan penuh semangat dan percaya diri, ketika bayang-bayang ketakutan dan trauma menghantuinya?

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore