
Lokasi penyerangan warga sipil bernama Joko oleh simpatisan KKB di Yahukimo pada Kamis (30/10) malam. (Polri)
JawaPos.com - Di tengah perayaan Natal, Orang Tidak Dikenal (OTK) beraksi di wilayah Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Kelompok tersebut menyerang warga di Distrik Dekai. Total ada satu warga sipil menjadi korban dalam serangan yang terjadi pada Kamis (25/12) dan Jumat (26/12). Satu di antara dua korban tersebut tewas.
Kepala Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz-2025 Brigjen Pol Faizal Ramadhani menjelaskan bahwa serangan pertama terjadi pada pukul 20.45 WIT di Jalan Sosial Matoa. Korban bernama Ramli berusia 51 tahun ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa. Menurut Faizal, korban mengalami luka bacok pada bagian leher.
"Korban diduga menjadi korban penganiayaan oleh lima orang pelaku tidak dikenal yang menggunakan senjata tajam," ungkap dia kepada awak media.
Tidak hanya luka bacok pada bagian leher, korban juga mengalami beberapa luka lainnya. Diantaranya luka bacok pada bagian telapak tangan dan robek pergelangan tangan kiri. Berdasar keterangan saksi, Faizal menyatakan bahwa sebelum kejadian korban sempat meminta air minum. Tidak lama setelahnya dia sudah ditemukan bersimbah darah.
"Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, sebelum kejadian korban sempat meminta air minum, kemudian tidak lama berselang ditemukan tersungkur di jalan dalam kondisi bersimbah darah, sementara para pelaku langsung melarikan diri," kata dia.
Laporan terkait dengan peristiwa itu langsung ditindaklanjuti oleh Polres Yahukimo, Brimob, dan Satgas Operasi Damai Cartenz 2025. Mereka mengamankan lokasi kejadian, melaksanakan olah TKP, serta mengevakuasi korban ke RSUD Dekai. Peristiwa kedua terjadi pagi hari tadi sekitar pukul 09.00 WIT. Lokasi kejadian berada di bengkel motor yang berada di Jalan Papua.
Dalam peristiwa tersebut seorang warga pendatang bernama Ardi yang masih berusia 45 tahun menjadi korban penganiayaan berat oleh orang tidak dikenal. Dia juga diserang menggunakan senjata tajam. Wakil Kepala Satgas Operasi Damai Cartenz 2025 Kombes Adarma Sinaga menyampaikan bahwa korban mengalami luka serius akibat serangan tersebut.
"Korban mengalami luka tusuk atau sobek pada bagian leher belakang sebelah kiri serta luka robek pada tangan kanan akibat serangan senjata tajam," ujar Adarma.
Setelah diserang, korban segera dievakuasi oleh masyarakat ke RSUD Dekai untuk mendapatkan penanganan medis. Saat ini korban dalam kondisi sadar dan masih menjalani perawatan intensif. Menyikapi dua peristiwa tersebut, aparat gabungan Polres Yahukimo dan Satgas Operasi Damai Cartenz 2025 langsung mengambil langkah pengamanan dengan melaksanakan olah TKP lanjutan, patroli gabungan, serta razia di sejumlah titik rawan.
Aparat keamanan menduga kedua peristiwa itu saling berkaitan dan merupakan bagian dari rangkaian gangguan keamanan yang mengarah pada aktivitas kelompok bersenjata Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XVI Yahukimo. Satgas Operasi Damai Cartenz 2025 memastikan akan melakukan penyelidikan atas kedua peristiwa itu secara mendalam.
"Kami akan terus mengidentifikasi dan memburu para pelaku guna menegakkan hukum, memberikan keadilan bagi para korban, serta menjamin rasa aman bagi seluruh masyarakat Kabupaten Yahukimo," tegas Adarma.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
