
Ilustrasi
JawaPos.com - Barcelona terancam memperpanjang lagi embargo transfernya. Belum juga berakhir larangan mendatangkan pemain dalam dua periode bursa transfernya.
La Blaugrana kini bisa puasa belanja lagi lebih dari musim dingin 2016 mendatang. Lagi-lagi persoalan itu muncul dari perekrutan pemain di bawah usia 18 tahun untuk akademi La Masia.
Sanksi pertama yang dijatuhkan Komisi Disiplin FIFA per 28 Nopember 2013 silam itu tidak menghentikan proses investigasi. Ketika itu, perekrutan pemain muda Korsel yang bernama Lee Seung-woo dianggap illegal dan Barca dinyatakan bersalah sehingga harus puasa belanja.
Dalam proses investigasi yang masih berjalan ini Barca diminta untuk merapikan status transfer dari pemain mudanya itu. Masalah muncul begitu Barca melepas lima pemain baru-baru ini. Di antaranya Ben Lederman, Patrice Sousia, Jang Gyeolhee, Fode Fofana, dan Matias Lacava.
Harusnya, jumlah pemain yang diinvestigasi FIFA itu berjumlah 33 orang. Bukannya 31 pemain seperti yang diserahkan kepada FIFA. Dua nama terakhir 'Fofana dan Lacava' tidak masuk dalam daftar tersebut. Pemutusan kontrak itu bisa dianggap siluman karena tidak ada dokumen yang menyatakan keduanya sudah didepak dari La Masia.
Karena mencium gelagat pelanggaran dilakukan Barca, seperti dilaporkan AS, FIFA pun langsung bergerak. Barca dinilai sudah melakukan tindakan yang mendahului jalannya penyelidikan ini. Sebab, andaikan kedua pemain itu masih di La Masia, maka Barca akan melanggar Pasal 19 dari Peraturan FIFA tentang Status dan Transfer Pemain.
Selain itu, konfederasi sepak bola internasional tersebut juga menuduh kubu Barca secara sengaja menyembunyikan dokumen penting terkait dengan data pemain mudanya. Ibunda Fofana, Uljana Fofana menyayangkan kondisi yang dialami putranya. Hanya, diberitakan di Sport, dia tidak bisa menyalahkan siapapun.
Baik itu kepada Barca ataupun FIFA. "Saya ingin FIFA tahu bagaimana Barca sudah merawat pemain usia muda seperti putra saya. Mereka harus datang dan melihat dari dekat. Harusnya FIFA membuat keputusan ini dengan menggunakan hati mereka," Uljana Fofana.
Sementara itu, media Spanyol lainnya, Marca, punya alasan berbeda terkait dengan aksi FIFA ini. Bukan dari transfer pemain usia muda, melainkan dari perekrutan Arda Turan dan Aleix Vidal. Menurut Marca, FIFA tidak senang dengan aktivitas transfer Barca di saat masih diembargo. Keduanya baru bisa bermain setelah Januari 2016 mendatang. (ren/ndi/JPG)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
