
Pembukaan YKK ASAO Kids Football Clinic (YKK AKFC) bersama dengan menggandeng Real Madrid Foundation (RMF). (Andika Rachmansyah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Pelatih sepak bola Indonesia mendapat kesempatan mempelajari metode pembinaan usia muda dari Real Madrid Foundation (RMF) melalui YKK ASAO Kids Football Clinic (YKK AKFC). Kegiatan yang berlangsung pada 28–30 Agustus 2026 di The Arena, British School Jakarta (BSJ), itu melibatkan lebih dari 50 pelatih serta sekitar 340 anak.
Memasuki penyelenggaraan ke-30 secara global dan edisi keempat di Indonesia, YKK AKFC tidak hanya menghadirkan aktivitas sepak bola bagi anak-anak. Program tersebut juga menjadi wadah peningkatan kapasitas pelatih melalui sesi Coaches Clinic yang menghadirkan profesional RMF.
Pada hari pertama, lebih dari 50 pelatih sepak bola Indonesia mengikuti sesi teori dan praktik mengenai metodologi serta teknik pembinaan pemain usia muda. Materi yang diberikan diharapkan dapat menjadi bekal bagi para pelatih untuk mengembangkan metode latihan di klub maupun komunitas masing-masing.
Transfer pengetahuan menjadi salah satu bagian penting dalam program tersebut. Sebab, ilmu yang diperoleh para pelatih tidak berhenti selama kegiatan berlangsung, tetapi diharapkan dapat diterapkan kembali dalam proses pembinaan di lingkungan mereka.
“Program YKK ASAO Kids Football Clinic ini bukan hanya tentang sepak bola, tetapi tentang menciptakan peluang dan membangun hubungan,” kata Presiden YKK Holding Asia Pte. Ltd. Kazuto Daimon di BSJ, Jumat (28/8/2026).
Setelah sesi khusus pelatih, kegiatan berlanjut dengan aktivitas sepak bola yang melibatkan sekitar 340 anak berusia 7–14 tahun. Para peserta berasal dari sejumlah panti asuhan dan komunitas yang mendapatkan kesempatan untuk berlatih sekaligus merasakan pengalaman bermain sepak bola bersama.
Baca Juga:Usai Cetak Hattrick untuk Real Madrid, Kylian Mbappe Kirim Sinyal Romantis kepada Ester Exposito
Bagi anak-anak tersebut, kegiatan tidak sekadar berkaitan dengan kemampuan mengolah bola. Mereka juga diperkenalkan pada nilai-nilai seperti kerja sama tim, kedisiplinan, kepercayaan diri, dan ketangguhan yang dapat diterapkan di luar lapangan.
Kehadiran program seperti ini sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan usia muda membutuhkan lebih dari sekadar kompetisi.
Akses terhadap pelatih berkualitas, metode latihan yang tepat, fasilitas memadai, serta program yang berkelanjutan menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang baik. Karena itu, keterlibatan pelatih lokal menjadi salah satu aspek yang diharapkan dapat memperluas dampak kegiatan. Pengetahuan yang mereka dapatkan dari profesional RMF berpeluang diteruskan kepada pemain-pemain muda di klub dan komunitas masing-masing.
Selain memberikan pengalaman langsung kepada peserta, penyelenggara juga berupaya memastikan manfaat kegiatan tetap berlanjut setelah program selesai. Bola dan perlengkapan latihan yang digunakan selama klinik akan didonasikan kepada sekolah-sekolah lokal dan organisasi nirlaba untuk dimanfaatkan dalam aktivitas olahraga mereka.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Levante vs Real Betis di Liga Spanyol 2026/2027: Tim Tamu Bisa Curi 3 Poin!
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Newcastle di Liga Inggris 2026/2027: Sengit, Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Coventry City vs Hull City di Liga Inggris 2026/2027: Bisa Berakhir Imbang!
Prediksi Susunan Pemain Sevilla vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Go Ahead Eagles di Liga Belanda 2026/2027: Kans Tuan Rumah Pesta Gol!
Prediksi Skor Monaco vs Marseille di Liga Prancis: Les Phoceens Tak Ingin Malu di Stade Louis II
Prediksi Skor Bournemouth vs Everton di Liga Inggris 2026/2027: Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Real Sociedad vs Espanyol: Los Periquitos Bisa Curi Poin di Anoeta?
Prediksi Skor Leeds United vs Brentford: The Bees Siap Sengat Tuan Rumah di Elland Road!
