
Tendangan kungfu mewarnai laga Piala Soeratin U-13 di Bantul. Pemain Baturetno FC sempat dibawa ke rumah sakit setelah insiden. (Tangkapan Layar @baturetnofootballschool)
JawaPos.com - Pihak Baturetno FC memastikan pemainnya dalam kondisi baik usai menjadi korban tendangan kungfu pemain Mataram Utama dalam pertandingan Piala Soeratin U-13 di Jogjakarta.
Beberapa hari ini, jagat media sosial dihebohkan oleh video yang memperlihatkan aksi tendangan kungfu pada pertandingan turnamen kelompok usia Piala Soeratin U-13 di Jogjakarta.
Aksi tendangan kungfu tersebut terjadi dalam pertandingan babak enam besar Piala Soeratin U-13 yang mempertemukan Baturetno FC kontra Mataram Utama di Stadion Dwi Windu, Bantul, Kamis (20/8/2026).
Terlihat jelas pemain Mataram Utama mengangkat kaki cukup tinggi ke arah bagian kepala pemain Baturetno FC. Akibat insiden tersebut, pemain Baturetno FC pun langsung tersungkur di lapangan. Ajaibnya, pemain Mataram Utama yang melakukan pelanggaran keras hanya diganjar kartu kuning oleh wasit.
Direktur Teknik Baturetno FC, Yohanes Sidik Wijaya, mengungkapkan pemainnya yang terkena tendangan kungfu masih mampu melanjutkan pertandingan hingga selesai. Namun, setibanya di rumah, sang pemain mulai merasakan tidak enak pada bagian kepalanya hingga dilarikan ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Sebenarnya anak ini mampu melanjutkan (pertandingan) sampai selesai. Cuma pas pulangnya itu kondisinya katanya pusing, dari situ langsung dibawa ke (Rumah sakit) JIH. Pusing, mual gitu,” terang Yohanes kepada JawaPos.com, dikutip Sabtu (22/8).
Baca Juga:Sleman Muda FC Menang Besar 7-0 atas Pakem FC, PSS U-15 Lolos ke Babak Enam Besar Piala Soeratin
Yohanes mengungkap, korban tidak mengalami cedera serius berdasarkan dari hasil pemeriksaan CT Scan di rumah sakit. Kata dia, pemain Baturetno FC itu juga kondisinya sudah berangsur pulih dan bisa kembali ke rumah pada akhir pekan ini.
“Tadi (kemarin) malam sudah melaksanakan pemeriksaan CT scan. Alhamdulillah kondisinya aman. Kondisinya sekarang sudah berangsur membaik dan tidak ada hal-hal yang membahayakan. Masih dirawat, kemungkinan Minggu sudah bisa pulang” terang Yohanes.
Selain itu, Yohanes juga membeberkan kronologi dari viralnya tendangan kungfu tersebut. Ia mengungkapkan bahwa sejatinya pertandingan berjalan ‘adem’ sampai akhirnya di pertengahan babak kedua berubah menjadi mencekam seperti itu.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Levante vs Real Betis di Liga Spanyol 2026/2027: Tim Tamu Bisa Curi 3 Poin!
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Newcastle di Liga Inggris 2026/2027: Sengit, Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Coventry City vs Hull City di Liga Inggris 2026/2027: Bisa Berakhir Imbang!
Prediksi Susunan Pemain Sevilla vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Go Ahead Eagles di Liga Belanda 2026/2027: Kans Tuan Rumah Pesta Gol!
Prediksi Skor Monaco vs Marseille di Liga Prancis: Les Phoceens Tak Ingin Malu di Stade Louis II
Prediksi Skor Bournemouth vs Everton di Liga Inggris 2026/2027: Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Real Sociedad vs Espanyol: Los Periquitos Bisa Curi Poin di Anoeta?
Prediksi Skor Leeds United vs Brentford: The Bees Siap Sengat Tuan Rumah di Elland Road!
