Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 20 Agustus 2026 | 04.00 WIB

Jelang Super League, Bernardo Tavares Ingatkan Persebaya soal Emosi

Bernardo Tavares membenahi fisik, stamina, dan emosi pemain Persebaya sebelum menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC. (Persebaya) - Image

Bernardo Tavares membenahi fisik, stamina, dan emosi pemain Persebaya sebelum menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC. (Persebaya)

JawaPos.com - Persebaya Surabaya masih memiliki waktu untuk mematangkan persiapan menuju Super League 2026/27. Bernardo Tavares menaruh perhatian pada fisik, stamina, hingga pengendalian emosi pemain.

Persebaya terus mematangkan persiapan jelang menghadapi kompetisi Super League 2026/27. Selain meningkatkan kondisi fisik, pelatih Bernardo Tavares mulai menyoroti aspek yang bisa berdampak langsung terhadap permainan Bajul Ijo, yakni kedisiplinan dan pengendalian emosi.

Persebaya masih memiliki waktu untuk membenahi sejumlah aspek sebelum menjalani pertandingan perdana melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC pada 5 September 2026.

Tavares memberikan perhatian khusus terhadap kondisi fisik dan stamina pemain. Program latihan selama masa persiapan diarahkan untuk meningkatkan daya tahan skuad agar mampu menjaga intensitas permainan selama 90 menit.

Pelatih asal Portugal tersebut menyebut para pemain akan mendapatkan waktu pemulihan sebelum kembali menjalani latihan dengan intensitas lebih tinggi. Dari proses itu, tim pelatih akan melihat kondisi masing-masing pemain untuk menentukan program lanjutan.

“Satu hal yang bisa saya katakan adalah mereka akan menjalani pemulihan, mendapatkan istirahat beberapa hari, dan setelah itu mari kita lihat siapa yang kondisinya baik untuk meningkatkan stamina, fisik, serta kondisi mental,” ujar Tavares dikutip I.League.

Selain kondisi fisik, pelatih berlisensi UEFA Pro itu juga menyoroti aspek kedisiplinan dan pengendalian emosi. Menurutnya, pemain harus mampu menjaga sikap ketika menghadapi keputusan wasit agar tidak merugikan tim.

“Terkadang kita terlalu emosional dengan keputusan wasit, dan saya percaya jika kita terlalu emosional, kita akan mendapatkan banyak kartu kuning dan kita harus bisa mengontrol hal ini juga,” tuturnya.

Persebaya juga terus memperbaiki organisasi permainan. Transisi menyerang dan bertahan, bola mati, hingga situasi ketika bola keluar lapangan menjadi bagian dari materi latihan.

Tim pelatih ingin pemain tetap fokus dalam setiap situasi pertandingan. Tavares menekankan pentingnya konsentrasi karena kelengahan kecil dapat dimanfaatkan lawan.

Editor: Hendra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore