Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 7 Agustus 2026 | 23.44 WIB

Erick Thohir Siapkan Piala Presiden 2027 untuk Timnas, Persebaya Bisa Jadi Juara Klub Terakhir

Pemain Persebaya Surabaya mengangkat trofi Piala Presiden 2026 usai menjadi juara di Bali, Kamis (6/8/2026). Jika rencana PSSI mengubah Piala Presiden menjadi turnamen Timnas Indonesia mulai 2027 terealisasi, Bajul Ijo akan tercatat sebagai klub terakhir yang menjuarai ajang tersebut. (Piala Presiden 2026) - Image

Pemain Persebaya Surabaya mengangkat trofi Piala Presiden 2026 usai menjadi juara di Bali, Kamis (6/8/2026). Jika rencana PSSI mengubah Piala Presiden menjadi turnamen Timnas Indonesia mulai 2027 terealisasi, Bajul Ijo akan tercatat sebagai klub terakhir yang menjuarai ajang tersebut. (Piala Presiden 2026)

JawaPos.com - PSSI menyiapkan perubahan besar untuk Piala Presiden 2027. Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengungkapkan turnamen yang selama ini mempertemukan klub-klub Indonesia direncanakan berubah menjadi ajang tim nasional pada FIFA Matchday. Jika rencana itu terealisasi, Persebaya Surabaya akan tercatat sebagai klub terakhir yang menjuarai Piala Presiden.

Perubahan itu disiapkan setelah kompetisi klub di Indonesia dinilai semakin padat. Selain Liga 1, klub-klub juga akan menjalani Piala Liga sehingga ruang untuk menggelar turnamen pramusim menjadi semakin terbatas.

Erick menyampaikan rencana tersebut usai penutupan Piala Presiden 2026 di Bali. Menurutnya, perubahan format menjadi salah satu cara meningkatkan kualitas turnamen yang pertama kali digelar pada 2015.

“Karena memang Liga sudah punya Piala Liga sekarang. Kalau kita tahu, Pak Ara dan saya membangun Piala Presiden ini tahun 2015 ketika PSSI itu disanksi. Jadi klub-klub datang ke kami meminta tolong kalau bisa ada kegiatan dan alhamdulillah bisa berjalan delapan tahun,” kata Erick kepada wartawan, dikutip Jumat (7/8/2026).

“Tentu kita lihat dengan dinamika yang ada, dan jumlah pertandingan klub makin banyak, dan kita lihat juga persepsi Piala Liga sudah mulai diterima di internasional,” sambungnya.

Dengan kondisi tersebut, PSSI menilai sudah saatnya Piala Presiden memiliki peran baru. Erick menyebut turnamen tersebut berpeluang menjadi agenda bagi Timnas Indonesia.

“Nah tidak ada salahnya, kita coba tingkatkan kualitasnya. Salah satunya bagaimana Piala Presiden ini bisa menjadi pertandingan tim nasional,” papar Erick.

Menurut Erick, konsep yang dipertimbangkan mengacu pada King's Cup di Thailand. Turnamen tersebut memanfaatkan periode jeda internasional sehingga tidak mengganggu jadwal kompetisi domestik.

“Seperti juga yang sudah dilakukan oleh Thailand yaitu King's Cup, yang sudah berjalan hampir 20 tahun lebih. Nah ini kita coba cari formulanya. Tinggal pertandingan harus tetap ada di FIFA matchday, di slot jadwal yang ditentukan FIFA. Itu aja dinamikanya yang mungkin agak kompleks,” pungkasnya.

King's Cup selama ini umumnya digelar pada jeda internasional FIFA antara September hingga November. Karena itu, PSSI masih harus menyusun formula agar Piala Presiden versi tim nasional dapat masuk ke kalender FIFA Matchday tanpa berbenturan dengan agenda lain.

Editor: Hendra
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore