
Pemain Persija Arlyansyah melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Port FC dalam pertandingan Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (29/7). Shin Tae-yong puas Persija finis ketiga di Piala Presiden 2026. Pemain muda dan lokal dinilai tampil meyakinkan serta siap bersaing di tim utama. (Riana Setiawan/ Jawa Pos)
JawaPos.com - Persija menutup Piala Presiden 2026 dengan kemenangan atas Arema FC dan finis di posisi ketiga. Bagi Shin Tae-yong, hasil itu bukan sekadar soal peringkat, tetapi menjadi bukti perkembangan para pemain muda yang diproyeksikan menjadi masa depan Macan Kemayoran.
Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, mengaku lebih puas melihat perkembangan pemain muda dibanding sekadar hasil akhir Piala Presiden 2026. Meski hanya memiliki waktu persiapan yang singkat, Macan Kemayoran mampu mengakhiri turnamen pramusim dengan finis di peringkat ketiga sekaligus menemukan sejumlah pemain yang dinilai siap naik level.
Persija memastikan posisi ketiga setelah mengalahkan Arema FC 3-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8). Kemenangan tersebut sekaligus menjadi penutup positif perjalanan Macan Kemayoran di Piala Presiden 2026.
STY memberikan apresiasi khusus kepada pemain lokal dan pemain muda yang tampil percaya diri sepanjang pertandingan.
"Para pemain kami tampil sangat baik. Terutama para pemain lokal dan pemain-pemain muda yang bermain dengan penuh percaya diri. Saya benar-benar ingin menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada mereka atas kerja kerasnya," kata Shin Tae-yong, dikutip Jumat (7/8/2026).
Menurut pelatih asal Korea Selatan itu, capaian Persija bahkan melampaui ekspektasi jika melihat waktu persiapan yang sangat terbatas sebelum mengikuti turnamen.
"Soal hasil akhirnya, yakni finis di peringkat ketiga, menurut saya pencapaian itu bahkan lebih baik dari proses persiapan yang kami jalani. Karena itu, secara keseluruhan saya merasa sangat senang. Melalui turnamen ini, kami bisa mengetahui sejauh mana kemampuan para pemain muda lokal yang kami miliki," ujarnya.
Shin menegaskan sejak awal target utama Persija di Piala Presiden 2026 bukan semata mengejar gelar. Turnamen pramusim itu dimanfaatkan untuk mengukur kesiapan pemain muda sebagai pelapis tim utama.
"Sejujurnya, fokus utama kami di turnamen ini adalah melihat sejauh mana kemampuan para pemain muda. Kami ingin mengetahui apakah beberapa pemain muda ini bisa dipersiapkan sebagai pelapis tim utama dan ke depan menjadi tulang punggung Persija Jakarta," terangnya.
Evaluasi tersebut membuahkan hasil positif. Salah satu talenta muda Persija, Arlyansyah Abdulmanan, sukses meraih penghargaan sebagai Pemain Muda Terbaik Piala Presiden 2026.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
