
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman minta maaf setelah skuad Garuda dipermalukan Vietnam. (Andika Rachmansyah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menatap antusias pertandingan krusial menghadapi Singapura di laga terakhir Grup A Piala AFF 2026. Herdman menilai partai hidup-mati ini menjadi ujian yang sangat baik untuk Skuad Garuda.
Timnas Indonesia akan melakoni laga tandang melawan Singapura di Stadion Jalan Besar, Singapura, Jumat (7/8) dengan kick-off pukul 20.00 WIB. Pertandgan ini akan menjadi laga krusial bagi kedua tim, karena menjadi penentu lolos atau tidaknya ke babak semifinal.
Menjelang duel krusial tersebut, Herdman menekankan bahwa Timnas Indonesia harus fokus penuh karena Singapura bukan tim yang mudah dikalahkan. Faktnya, tim berjuluk The Lions itu sampai saat ini belum menelan kekalahan dan baru kebobolan satu dari tiga laga fase grup yang dilalui.
“Saya pikir dalam situasi seperti ini, kami harus fokus pada proses. Kami akan bermain di kandang lawan, atmosfernya pasti tidak bersahabat. Mereka adalah tim yang terorganisasi dengan baik dan sepanjang turnamen ini telah menunjukkan bahwa mereka sangat sulit dikalahkan,” kata Herdman dalam konferensi pers jelang laga menghadapi Singapura, Kamis (6/8/2026).
“Mereka juga tidak mudah kebobolan dan memiliki mental kolektif yang kuat. Jadi kami tahu betul seperti apa tantangan yang akan kami hadapi. Ini adalah lawan yang berkualitas,” sambungnya.
Meski demikian, Herdman yakin Timnas Indonesia bisa meraih hasil manis dengan kekuatan skuad yang dimiliki saat ini. Juru taktik asal Inggris itu menyebut Skuad Garuda dihuni oleh banyak pemain berpengalaman dan pemain muda yang haus kemenangan.
Baca Juga:Hasil Piala Presiden: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya 1-1, Ramadhan Sananta Pecah Telur!
“Namun, kami juga tahu siapa kami. Kami adalah tim yang kuat. Kami memiliki beberapa pemain yang sangat berpengalaman, ditambah para pemain muda yang haus akan kemenangan,” terang dia.
Menurut Herdman, laga hidup-mati seperti ini sangat bagus untuk Timnas Indonesia. Dia mengatakan, pertandingan dalam situasi terjepit seperti ini menjadi bekal penting untuk skuadnya bisa melangkah lebih jauh di Piala AFF 2026.
“Sebagai pesepak bola, inilah momen yang ingin selalu dirasakan. Sangat menyenangkan menjalani pertandingan ketika segalanya dipertaruhkan, karena menurut saya tim ini memang membutuhkan tantangan seperti ini,” ujarnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
