Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 30 Juli 2026 | 14.33 WIB

Persebaya Prioritaskan Pemulihan Pemain usai Lolos Semifinal Piala Presiden 2026

Persebaya Surabaya kalahkan PSMS 1-0 pastikan tiket semifinal Piala Presiden 2026. (Istimewa) - Image

Persebaya Surabaya kalahkan PSMS 1-0 pastikan tiket semifinal Piala Presiden 2026. (Istimewa)

JawaPos.com - Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares memprioritaskan pemulihan kondisi pemain setelah timnya lolos ke semifinal Piala Presiden 2026 seusai mengalahkan PSMS Medan 1-0 pada laga kedua Grup B di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jawa Timur, Rabu malam, dikutip dari ANTARA.

"Yang paling penting sekarang adalah recovery. Pemain harus tidur dengan baik, menggunakan kompres es dan melakukan pijat agar kami bisa melihat siapa yang siap untuk pertandingan berikutnya," kata Tavares saat konferensi pers usai pertandingan.

Dia menjelaskan, proses pemulihan menjadi prioritas karena jadwal pertandingan yang padat selama turnamen pramusim. Jadwal padat itu berdampak pada kondisi fisik pemain untuk dijaga, meski Persebaya berhasil meraih dua kemenangan beruntun tanpa kebobolan.

Menurut dia, pertandingan melawan PSMS juga dimanfaatkan untuk memberikan menit bermain karena sebagian pemain masih mengalami kelelahan setelah laga berintensitas tinggi menghadapi Persija Jakarta.

Meski meraih kemenangan, Tavares menilai masih terdapat sejumlah aspek permainan yang perlu diperbaiki, terutama dalam penyelesaian akhir dan pengambilan keputusan saat menyerang.

"Pada babak pertama kami memiliki beberapa peluang, tetapi tidak selalu diakhiri dengan tembakan. Kami juga beberapa kali melakukan transisi dengan baik, namun umpan terakhir dan pengambilan keputusan masih perlu ditingkatkan," ucap pelatih asal Portugal itu.

Dia juga mengapresiasi penampilan PSMS yang dinilai mampu memberikan perlawanan hingga menit-menit akhir sehingga kemenangan tersebut diraih atas tim yang berkualitas.

Menghadapi laga terakhir Grup B, Tavares mengatakan pertandingan melawan Port FC akan dimanfaatkan untuk mengevaluasi kondisi pemain sekaligus melihat kemungkinan memainkan beberapa pemain di posisi berbeda.

"Kami ingin melihat beberapa pemain di posisi yang berbeda. Karena jadwal sangat padat, kami lebih banyak recovery daripada latihan, sehingga sulit melakukan banyak perubahan taktikal," ujarnya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore