
Ramadhan Sananta bersiap menjalani debut bersama Persebaya Surabaya saat menghadapi PSIS Semarang dalam laga perayaan HUT ke-99 Green Force di Stadion Gelora Bung Tomo. (Persebaya)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya akan mengawali era baru Ramadhan Sananta saat menghadapi PSIS Semarang dalam laga perayaan HUT ke-99 klub di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (19/7).
Duel tersebut menjadi kesempatan pertama bagi penyerang Timnas Indonesia Ramadhan Sananta menunjukkan kualitasnya sebagai harapan baru lini depan Green Force Persebaya Surabaya sekaligus menjawab ekspektasi besar Bonek dan Bonita. Kehadiran striker berusia 23 tahun itu menjadi salah satu transfer paling menyita perhatian menjelang Super League 2026/2027.
Setelah mengakhiri kebersamaannya dengan DPMM FC, Ramadhan Sananta resmi bergabung dengan Persebaya Surabaya dengan harapan mengembalikan ketajamannya sebagai salah satu bomber lokal terbaik Indonesia.
Baca Juga:MilkLife Athletics Challenge Seri 1 2026, Panggung Menuju Pelatnas, Perluas Jalur Pembinaan Atletik
Laga melawan PSIS Semarang bukan sekadar pertandingan uji coba dalam rangka ulang tahun ke-99 Persebaya Surabaya. Pertandingan tersebut juga menjadi panggung pertama Ramadhan Sananta mengenakan jersey Green Force di hadapan ribuan Bonek dan Bonita yang sudah menantikan aksinya.
Tekanan yang akan dihadapi tentu tidak ringan karena publik Surabaya dikenal memiliki ekspektasi tinggi terhadap setiap pemain baru. Terlebih, Sananta datang dengan status striker Timnas Indonesia yang diharapkan mampu menjadi solusi produktivitas gol Persebaya Surabaya sepanjang musim.
Sananta mengaku memahami besarnya harapan yang dibebankan kepadanya. Namun, tekanan itu justru menjadi dorongan untuk bekerja lebih keras.
Baca Juga:Jelang Timnas Spanyol vs Argentina, Ini Head to Head UEFA vs CONMEBOL di Final Piala Dunia
"Bergabung dengan tim ini bukanlah hal yang mudah karena ekspektasi dari suporter dan semua pihak sangat besar," ujar Ramadhan Sananta, Rabu (8/7).
“Namun, saya menjadikannya sebagai motivasi. Saya akan tetap bekerja keras dan ingin memberikan kontribusi maksimal bagi tim," imbuh dia.
Pernyataan tersebut memperlihatkan kesiapan mental sang penyerang menghadapi atmosfer baru. Ujian pertama melawan PSIS Semarang pun menjadi momen untuk mulai membangun kepercayaan publik Surabaya.

Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Usai Timnas Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026, Gary Neville dan Roy Keane Saling Adu Pendapat
Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
