Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 18 Juli 2026 | 00.06 WIB

PSIM Yogyakarta Jalani Medical Check-Up Jelang Super League Musim 2026/27

PSIM lakukan pemeriksaan kesehatan atau medical check-up (MCU) bagi seluruh pemain untuk memastikan kondisi fisik menghadapi persaingan sepanjang musim. (Istimewa) - Image

PSIM lakukan pemeriksaan kesehatan atau medical check-up (MCU) bagi seluruh pemain untuk memastikan kondisi fisik menghadapi persaingan sepanjang musim. (Istimewa)

JawaPos.com - PSIM Yogyakarta mulai mematangkan persiapan menghadapi kompetisi super league musim 2026/27. Salah satu agenda penting yang dijalani Laskar Mataram adalah pemeriksaan kesehatan atau medical check-up (MCU) bagi seluruh pemain untuk memastikan kondisi fisik mereka siap menghadapi persaingan sepanjang musim.

Pemeriksaan dilakukan secara bertahap di Rumah Sakit Bethesda, Yogyakarta, pada Jumat (17/7). Sejak pagi hari, para pemain sudah menjalani serangkaian tes kesehatan atau medical check-up (MCU) yang dipantau tim medis klub PSIM.

Dokter tim PSIM Muhammad Hovi mengungkapkan, sebanyak 12 pemain mengikuti pemeriksaan pada hari pertama. Proses medical check-up (MCU) dimulai sejak pukul 07.30 WIB dan akan menjadi bagian penting dari tahapan persiapan pramusim.

"MCU hari ini mulainya pagi pukul 07.30 tadi. Untuk yang hadir cukup banyak pemain," ujar Hovi.

Dalam pemeriksaan tersebut, para pemain menjalani berbagai tes untuk mengetahui kondisi kesehatan secara menyeluruh. Pemeriksaan tidak hanya berfokus pada kebugaran fisik, tetapi juga meliputi tes darah, pemeriksaan jantung, hingga penelusuran riwayat kesehatan masing-masing pemain.

Selain itu, tim medis turut mendata riwayat cedera yang pernah dialami para pemain. Langkah ini dilakukan agar kondisi setiap pemain dapat dipantau secara lebih akurat sehingga risiko cedera berulang bisa diminimalkan selama kompetisi berlangsung.

"Pemeriksaan menyeluruh dilakukan, utamanya cek darah dan jantung. Nanti juga ada pengecekan riwayat kesehatan dan cedera pemain, serta riwayat kesehatan keluarga," jelas Hovi.

Menurutnya, pemeriksaan riwayat kesehatan keluarga juga memiliki peran penting. Informasi tersebut dapat membantu tim medis mengidentifikasi potensi penyakit bawaan yang berisiko memengaruhi performa atlet, seperti hipertensi, penyakit jantung, maupun diabetes.

"Kami juga menekankan tentang riwayat kesehatan keluarga untuk mengantisipasi penyakit bawaan, seperti hipertensi, jantung, ataupun gula. Itu ternyata penting dan berpengaruh bagi atlet. Selain itu juga untuk mengetahui riwayat cedera sebelumnya," lanjut dia.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore