
Pre Season Jersey Persebaya Surabaya 2026/2027 terinspirasi era Eri Irianto sebagai bentuk penghormatan kepada legenda Green Force yang dikenang atas loyalitas dan pengabdiannya. (Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya resmi memperkenalkan Pre Season Jersey 2026/2027 yang akan dikenakan dalam rangkaian laga pramusim, termasuk Piala Presiden 2026.
Jersey terbaru ini bukan sekadar identitas baru Green Force di lapangan, tetapi juga menjadi bentuk penghormatan kepada legenda almarhum Eri Irianto yang gugur saat membela klub pada 3 April 2000.
Persebaya Surabaya kembali menghadirkan tradisi yang selalu dinantikan Bonek dan Bonita melalui peluncuran Pre Season Jersey 2026/2027. Berbeda dari edisi sebelumnya, jersey kali ini mengusung pesan emosional dengan mengangkat sosok Eri Irianto sebagai inspirasi utama desain.
Lebih dari dua dekade setelah kepergiannya, nama Eri Irianto tetap menjadi simbol loyalitas, keberanian, dan pengabdian bagi keluarga besar Persebaya Surabaya. Klub ingin memastikan nilai-nilai yang diwariskan sang legenda tetap hidup dan dikenang oleh generasi baru pendukung Green Force.
Pre Season Jersey 2026 lahir dari keinginan menghadirkan kembali memori yang begitu melekat di hati para pendukung. Memori tentang seorang pemain yang memberikan seluruh tenaga, semangat, dan cintanya untuk klub kebanggaan Kota Pahlawan.
Bagi Bonek dan Bonita, Eri Irianto bukan sekadar mantan pemain. Ia dikenal sebagai gelandang bertahan dengan karakter permainan penuh determinasi, berani dalam setiap duel, serta memiliki semangat pantang menyerah demi menjaga kehormatan Persebaya Surabaya di atas lapangan.
Eri Irianto menjadi salah satu pemain penting Persebaya Surabaya pada periode 1998 hingga 2000. Pada masa itu, ia tampil sebagai pilar utama di lini tengah dan berkontribusi besar dalam perjalanan Green Force.
Namun, kisah pengabdiannya berakhir dengan cara yang menyisakan duka mendalam. Pada 3 April 2000, Eri kolaps ketika membela Persebaya Surabaya dalam pertandingan Divisi Utama melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora 10 November Surabaya.
Setelah sempat mendapatkan penanganan medis, Eri Irianto mengembuskan napas terakhirnya. Ia berpulang saat menjalankan tugas membela lambang Persebaya Surabaya yang selama ini begitu dicintainya.
Peristiwa tersebut menjadikan Eri bukan hanya dikenang karena kualitasnya sebagai pemain, tetapi juga sebagai sosok yang memberikan pengorbanan luar biasa untuk klub. Kisahnya terus diwariskan dari satu generasi Bonek dan Bonita kepada generasi berikutnya.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
