
Menpora Erick Thohir. (Andika Rachmansyah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, menyampaikan bahwa sampai saat ini pihaknya masih menunggu keputusan FIFA terkait penunjukkan Indonesia sebagai tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026. Erick menyebut bahwa Indonesia bersaing dengan beberapa negara dalam perburuan menjadi tuan rumah ajang bergengsi tersebut.
FIFA ASEAN Cup merupakan gebrakan baru yang dikeluarkan FIFA. Turnamen tersebut akan menggunakan format dua divisi yang dibagi menjadi 14 negara, dengan rincian Divisi 1 berisikan 8 tim dan Divisi 2 dihuni enam tim berdasarkan peringkat FIFA.
Rencananya, edisi perdana ini akan diselenggarakan pada September hingga Oktober dan digelar di dua lokasi berbeda. Kendati begitu, belum diketahui pasti soal negara mana yang ditunjuk FIFA untuk menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026. Rumor yang beredar, Indonesia dan Hongkong akan menjadi tuan rumah dari ajang edisi perdana tersebut.
Indonesia sendiri memang tengah mengupayakan untuk menjadi tuan rumah. Pemerintah, kata Erick, juga telah membangun komunikasi dengan FIFA terkait pengajuan tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026.
Erick menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu keputusan resmi dari FIFA yang kemungkinan belum diputuskan dalam waktu dekat, mengingat Piala Dunia 2026 masih berlangsung. Pria yang juga menjabat sebagai Ketum PSSI itu sangat berharap Indonesia bisa ditunjuk menjadi tuan rumah edisi perdana ajang tersebut.
“Kami masih menunggu keputusan dari FIFA. Kita tahu sekarang ada event besar yaitu Piala Dunia 2026. Memang ada beberapa negara yang mengajukan (sebagai tuan rumah). Jadi, kita juga berkompetisi dengan beberapa negara,” kata Erick kepada wartawan termasuk JawaPos.com, Kamis (2/7/2026).
“Kami masih menunggu kalau memang nanti kita menang jadi tuan rumah, ini luar biasa. Ini event pertama FIFA secara resmi masuk ke regional,” sambungnya.
Erick mengungkapkan bahwa Indonesia bersaing dengan beberapa negara untuk menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026. Kata dia, banyak negara yang tergiur untuk menjadi tuan rumah karena FIFA menggelontorkan dana besar.
“FIFA juga dalam FIFA ASEAN Cup ini mereka juga mengeluarkan dana yang besar karena para tim yang hadir itu nanti hotelnya, pesawat terbang, dan uang juaranya semua dari mereka,” ungkapnya.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
