
Sejumlah The Jakmania memberi dukungan terhadap pemain Persija Jakarta di Sawangan, Depok, Jawa Barat, Jumat (8/5/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Persija Jakarta panen sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI. Berdasarkan hasil dari tiga sidang Komdis PSSI, tim berjuluk Macan Kemayoran itu total menerima tujuh sanksi dengan total denda Rp485 juta.
Komdis PSSI telah merilis hasil sidang pada tanggal 19, 20, dan 26 Mei 2026. Hasil dari sidang tersebut dirilis oleh PSSi melalui laman resminya pada Kamis (18/6/2026) lalu.
Pada hasil sidang tanggal 19 Mei, Komdis PSSi total 17 sanksi. Kemudian tanggal 20 Mei ada enam sanksi yang dikeluarkan, dan tujuh sanksi pada tanggal 26 Mei. Keputusan yang dikeluarkan oleh Komdis PSSI adalah pelanggaran yang dilakukan oleh klub di akhir musim lalu.
Persija Jakarta mendapat total tujuh sanksi dari hasil sidang Komdis pada tanggal 19 Mei dan 26 Mei 2026. Lima sanksi dijatuhkan pada tanggal 19, sementara dua lainnya pada tanggal 26 mei. Menariknya, dua dari lima sanksi yang dijatuhkan pada tanggal 19 Mei itu tertuju untuk tim muda Macan Kemayoran -julukan Persija Jakarta- yang tampil di Elite Pro Academy (EPA) U-18 dan U-20.
Dua tim muda Persija Jakarta itu dijatuhkan sanksi oleh Komdis PSSI karena adanya penyalaan flare pada laga puncak melawan Malut United U-18 dan U-20 di kompetisi EPA Super League 2025/2026. Besaran denda yang dijatuhkan untuk skuad muda Macan Kemayoran total senilai Rp30 juta.
Sementara tiga lainnya didapat skuad senior Persija Jakarta yang tampil di Super League. Sanksi tersebut diberikan saat pertandingan tandang melawan Persik Kediri, di mana terdapat Jakmania yang hadir langsung ke stadion serta menyalakan flare di akhir laga. Total denda yang diberikan dari tiga pelanggaran tersebut sebesar Rp145 juta.
Kemudian dua pelanggaran pada hasil sidang Komdis PSSi tanggal 20 Mei 2026 diberikan buntut dari laga pekan terakhir yang mempertemukan Persija Jakarta kontra Semen Padang. Dalam laga kandang tersebut, terdapat The Jakmania yang menyalakan flare, petasan, hingga smoke bomb.
Akibatnya, Persija Jakarta didenda Rp125 juta akhibat pelanggaran tersebut. Kemudian satu sanksi lainnya diberikan karena adanya beberapa suporter yang masuk ke lapangan sehingga berujung denda senilai Rp60 juta.
Jadi, Macan Kemayoran secara keseluruhan mendapat denda dari Komdis PSSI sebesar Rp485 juta. Semua denda tersebut diberikan karena ulah yang dilakukan oleh The Jakmania.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
