
Direktur Kompetisi I.League Asep Saputra. (Andika Rachmansyah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, mengungkapkan format dan regulasi yang akan diterapkan untuk kompetisi Super League 2026/2027. Secara keseluruhan tidak ada perubahan mencolok, hanya terdapat dua regulasi baru yang perlu diperhatikan tim kontestan.
Kompetisi Super League 2026/2027 dijadwalkan bergulir pada awal September 2026 mendatang. Jadwal kompetisi akan terasa padat, mengingat cukup banyak agenda yang akan dimainkan dalam setahun ke depan.
Meski demikian, I.League memastikan tidak ada perubahan format pada kompetisi musim depan. Asep menjelaskan bahwa pihaknya telah menjelaskan kepada 18 tim peserta terkait format maupun regulasi yang ada untuk Super League 2026/2027.
"Sebetulnya ini memang hal yang sudah kita sampaikan kepada semua club owner Super League. Mungkin garis utamanya kalau di Super League kan sebetulnya sudah kita sampaikan bahwa tidak ada perubahan format. Kita masih dengan 18 klub, double round-robin, ada 306 pertandingan," kata Asep kepada wartawan di Jakarta, dikutip Sabtu (20/6/2026).
Baca Juga:Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Soal kuota pemain asing, Asep mengungkapkan tidak ada perubahan. Di mana, masing-masing tim tetap akan dihuni oleh 11 pemain asing dengan rincian sembilan masuk daftar susunan pemain dan tujuh yang bermain di lapangan.
"Pemain asing tetap sama; ada 11 yang didaftarkan, 9 di DSP (Daftar Susunan Pemain), dan 7 yang ada di lapangan,” terang dia.
Nah, I.League akan menghapis aturan yang mewajibkan tim memainkan pemain muda berusia di bawah 23 tahun. Di musim depan, setiap klub tidak lagi wajib memainkan pemain U-23 selama minimal 45 menit.
Tapi, aturan memainkan pemain muda tidak sepenuhnya hilang. Karena I.League mengubah skema tersebut dengan pemberian bonus kepada klub yang memainkan banyak pemain muda di bawah 23 tahun.
“Akan ada mekanisme insentif kepada klub yang memainkan pemain muda dalam kurun waktu tertentu. Jadi kami sudah ada formulanya, setelah melewati minimal memainkan katakanlah 3.000 menit, maka akan ada insentif dalam bentuk kontribusi finansial kepada klub-klub yang memang memberikan kepercayaan kepada para pemain muda tersebut," ujar Asep.
Selain itu, perubahan juga terjadi dalam staf kepelatihan klub Super League musim depan. I.League mewajibkan setiap klub memiliki figur pelatih lokal.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Hasil Piala Presiden: Persebaya Surabaya vs Arema FC 1-0, Yuran Fernandes Gacor!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
