
Mauro Jeronimo, pelatih muda asal Portugal, dipilih Borneo FC untuk super league musim 2026/2027. (Istimewa)
JawaPos.com - Borneo FC resmi memperkenalkan Mauro Jerónimo sebagai pelatih kepala baru untuk menyambut super league musim 2026/2027.
Kehadiran pelatih Borneo FC asal Portugal itu langsung menarik perhatian publik sepak bola Indonesia. Terutama karena namanya belum terlalu familiar dibandingkan sejumlah pelatih asing yang pernah berkarir di super league.
Meski demikian, Mauro Jeronimo bukan sosok baru di dunia kepelatihan. Pria kelahiran Sao Miguel, Portugal, pada 27 September 1987, itu telah meniti karir sebagai pelatih sejak usia muda. Dia memiliki pengalaman yang cukup panjang di berbagai negara Asia.
Baca Juga:Diego Dall'Oca Akan Bergabung Kendal Tornado FC, Lini Tengah Laskar Badai Pantura Makin Kuat
Pada awal karirnya, Mauro Jeronimo sempat bekerja di akademi Benfica sebelum melanjutkan kiprahnya sebagai asisten pelatih di beberapa klub Portugal. Pengalaman tersebut menjadi fondasi penting sebelum ia memutuskan merantau ke Asia untuk mengembangkan karir kepelatihannya.
Perjalanan internasional Jeronimo dimulai di China bersama Fujian Chaoyue pada 2016. Setelah itu, dia sempat menangani tim nasional Chinese Taipei U-19 sebelum melanjutkan pekerjaannya di Vietnam.
Di negara tersebut, namanya mulai dikenal berkat kiprahnya bersama PVF Football Academy, salah satu akademi sepak bola yang cukup diperhitungkan dalam pembinaan pemain muda Vietnam. Karirnya terus berkembang ketika dipercaya menjadi pelatih kepala PVF-CAND pada 2022.
Selama lebih dari tiga tahun menangani klub tersebut, Jeronimo memimpin 82 pertandingan dengan catatan 40 kemenangan, 29 hasil imbang, dan hanya 13 kekalahan. Persentase kemenangan yang mendekati 49 persen menunjukkan kemampuannya membangun tim yang kompetitif dan konsisten.
Kesempatan menangani klub besar datang pada akhir 2025 ketika dia ditunjuk sebagai pelatih Nam Dinh, salah satu tim papan atas Vietnam. Dalam periode singkat, Jeronimo mencatat lima kemenangan, tiga hasil imbang, dan dua kekalahan dari 10 pertandingan di berbagai kompetisi.
Selain tampil di V.League 1, dia juga mendapatkan pengalaman memimpin tim di level Asia melalui AFC Champions League Two. Salah satu ciri khas Jerónimo adalah pendekatan modern dalam membangun permainan.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
