
PSIM Jogja resmi memperpanjang kontrak Cahya Supriadi hingga 2028. Kiper Timnas Indonesia itu tampil impresif sepanjang musim lalu. (Dok. PSIM)
JawaPos.com – PSIM Jogja memastikan masa depan Cahya Supriadi tetap bersama Laskar Mataram. Kiper Timnas Indonesia itu resmi memperpanjang kontrak hingga 2028 setelah tampil impresif sepanjang Super League 2025-2026 dan masuk radar pelatih Timnas Indonesia, John Herdman.
Musim 2025-2026 menjadi musim perdana PSIM di level teratas sepak bola Indonesia setelah 20 tahun. Pada musim tersebut, PSIM finis di posisi ke-11 dengan koleksi 45 poin.
Dikutip dari situs resmi liga, Cahya mendapat perpanjangan kontrak hingga musim panas 2028 mendatang atau dua musim ke depan.
“Alasan kita mempertahankan Cahya adalah karena performanya di musim lalu memang cukup bagus. Meskipun terkadang pasang surut, secara keseluruhan penampilannya memuaskan untuk ukuran kiper muda seperti dia,” kata General Manager PSIM, Steven Sunny, dikutip dari situs liga.
Kiper berusia 23 tahun tersebut tercatat tampil sebanyak 32 kali dari total 34 pertandingan di Super League 2025-2026. Cahya berhasil membukukan 107 penyelamatan, 1 assist, dan melepas 595 umpan sukses dari 797 percobaan.
Selain itu, Cahya juga andal dalam menghadapi penalti. Pada musim 2025-2026, Cahya menggagalkan tiga dari sembilan penalti yang dihadapinya. Artinya, persentase keberhasilannya dalam menghalau penalti mencapai 33,3 persen.
Musim 2025-2026, hanya ada tiga kiper yang berhasil menggagalkan penalti sebanyak tiga kali. Selain Cahya, terdapat Igor Rodrigues (Persita Tangerang) dan Mike Hauptmeijer (Bali United).
Kemampuan membaca arah eksekusi serta ketenangannya itulah yang membuat Cahya mendapat atensi dari pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Herdman pun menyertakan Cahya dalam seleksi Timnas Indonesia pada eranya.
Manajemen PSIM juga memberikan apresiasi tinggi terhadap perkembangan karier internasional Cahya yang mendapat kepercayaan dari tim nasional senior.
“Hal tersebut juga menjadi suatu kebanggaan bagi kita karena dia dipanggil oleh timnas. Meski tidak bergabung untuk laga FIFA Matchday, kemungkinan besar dia masih memiliki peluang untuk ikut AFF,” ungkap Steven.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
