
Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares memberikan instruksi kepada pemain jelang laga melawan Persik Kediri di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya. (Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya tetap melakukan evaluasi meski baru saja menang telak 7-0 atas Semen Padang pada pekan ke-33 Super League 2025/2026. Jelang menghadapi Persik Kediri di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu (23/5/2026) sore, pelatih Bernardo Tavares menilai Green Force masih memiliki celah berbahaya yang bisa dimanfaatkan lawan.
Kemenangan besar tersebut memang menjadi salah satu performa terbaik Persebaya Surabaya musim ini.
Namun, Bernardo Tavares menolak terlena karena menurutnya hasil akhir tidak selalu menggambarkan performa tim secara keseluruhan.
Bernardo Tavares menilai Persebaya Surabaya masih terlalu mudah memberikan ruang kepada lawan, terutama saat transisi bertahan.
Masalah itu bahkan sudah terlihat sejak babak pertama saat menghadapi Semen Padang meski Green Force unggul 2-0.
“Begini, saat kita menang, tidak semuanya selalu bagus, dan saat kita kalah, terkadang tidak semuanya buruk. Kita perlu memiliki keseimbangan,” ujar pelatih asal Portugal tersebut.
Dia mengaku langsung memberi evaluasi kepada pemain saat turun minum. Menurutnya, organisasi permainan Persebaya Surabaya di babak pertama belum cukup rapat sehingga lawan masih mampu menemukan ruang untuk menyerang.
“Saya berbicara saat turun minum ketika kita unggul 2-0 di pertandingan terakhir (melawan Semen Padang), bahwa kita memberikan terlalu banyak ruang untuk pemain mereka. Kami memperbaikinya di babak kedua,” imbuhnya.
Perubahan itu akhirnya membuat Persebaya Surabaya tampil jauh lebih dominan setelah jeda. Green Force mampu menambah lima gol tambahan sekaligus menjaga pertahanan lebih disiplin hingga pertandingan berakhir.

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Daftar Pemain Cedera Prancis vs Spanyol di Piala Dunia 2026: Les Bleus Terancam Krisis Lini Tengah!
MA Kekurangan 1.600 Hakim, Lulusan Fakultas Hukum Ditawari Gaji Rp 50 Juta Per Bulan
Prediksi Skor Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: Lionel Messi Cs Dijagokan Singkirkan Three Lions dan Lolos ke Final
