
Persib Bandung mendapat sanksi dari Komdis PSSI. (Persib)
JawaPos.com - Bak jatuh tertimpa tangga, Persib Bandung mendapat banyak hukuman dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI setelah sebelumnya terkena sanksi dari AFC. Tak tanggung-tanggung, tim berjuluk Pangeran Biru itu mendapat enam sanksi dari Komdis PSSI dengan denda mencapai Rp 455 juta.
Persib Bandung menerima hukuman berat tersebut dalam putusan sidang Komdis PSSI pada 4 dan 7 Mei 2026. Pangeran Biru mendapat sejumlah pelanggaran yang terjadi pada dua laga berbeda, yakni kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC dan PSIM Yogyakarta.
Dari laga kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC, Persib Bandung dikenakan denda total sebesar Rp 175 juta. Denda tersebut dijatuhkan karena Pangeran Biru melanggar empat pelanggaran berbeda.
Pertama, kelompok suporter Persib Bandung, Bobotoh, hadir langsung ke Stadion PKOR Sumpah Pemuda pada (30/4) lalu. Akibat pelanggaran itu, mereka dikenakan denda Rp 25 juta.
Tidak hanya hadir, Bobotoh juga menyalakan tiga flare dan dua petasan di Tribun Selatan, Timur, dan Utara. Kemudian juga ada terdapat satu orang suporter yang memasuki area lapangan pertandingan. Akibatnya, Komdis PSSI mengenakan denda masing-masing sebesar Rp 60 juta.
Lalu, pelanggaran keempat didapat Persib Bandung karena adanya pelemparan air minum kemasan sebanyak 1 buah ke arah lapangan. Pelanggaran tersebut membuat Pangeran Biru dikenakan denda Rp 30 juta.
Manajemen Persib Bandung harus ikhlas merogoh kocek lebih dalam lagi karena hukuman denda dari pelanggaran dalam laga kandang kontra PSIM Yogyakarta pada 4 Mei 2026. Sebanyak Rp 280 juta harus dibayarkan oleh manajemen.
Lagi-lagi, denda ratusan juta tersebut diterima Persib Bandung karena ulah oknum Bobotoh. Dalam laga tersebut, Pangeran Biru mendapat dua pelanggaran berbeda.
Pertama, terjadi pelemparan air minum kemasan dalam jumlah banyak ke area lapangan dari Tribun Selatan yang dilakukan oknum Bobotoh. Akibatnya, manajemen Pangeran Biru didenda sebesar Rp 30 juta.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
