
Bruno Paraiba melakukan aksi akrobatik. Persebaya Surabaya menghancurkan Semen Padang 7-0 di Stadion Haji Agus Salim. (Dok. Persebaya)
JawaPos.com –Persebaya Surabaya mencatatkan rekor baru di Stadion H. Agus Salim, kemarin (15/5) sore. Green Force menang tujuh gol tanpa balas atas tuan rumah Semen Padang FC. Hasil tersebut menjadi kemenangan terbesar Persebaya sejak promosi ke kasta tertinggi pada 2018.
Selain itu, kemenangan tersebut menjadi yang pertama bagi Green Force di Padang. Sejak 2019, Persebaya sudah dua kali menjalani laga tandang ke Padang dan selalu meraih hasil imbang.
“Kami patut bersyukur atas hasil ini karena berhasil menang di Padang. Ini terjadi karena kami terus bermain agresif dan bekerja keras. Kami juga mampu menjaga clean sheet pada laga ini,” kata gelandang Persebaya, Toni Firmansyah, dalam sesi konferensi pers usai pertandingan.
Hasil ini membuat Persebaya belum kebobolan dalam lima laga terakhir. Meski demikian, pelatih Bernard Tavares masih belum puas. Dia menyoroti performa anak asuhnya pada babak pertama.
“Kami memang menang besar. Namun, ini bukan laga yang mudah. Buktinya, kami hanya mampu mencetak dua gol pada babak pertama. Saya kurang menyukai performa kami pada babak pertama,” katanya dalam sesi konferensi pers usai pertandingan.
Pada babak pertama, Persebaya unggul dua gol melalui Francisco Rivera pada menit ke-15 dan Arief Catur pada menit ke-18.
“Pada babak kedua, kami tampil lebih baik. Kami mencetak gol demi gol,” tambahnya.
Lima gol tambahan pada babak kedua dicetak oleh tiga pemain berbeda. Yakni hat-trick Bruno Paraiba pada menit ke-67, 73, dan 90+2. Dua gol lainnya dicetak oleh Bruno Moreira pada menit ke-49 serta Mihailo Perovic pada menit ke-62.
Tavares berharap anak asuhnya bisa menunjukkan performa apik seperti pada babak kedua saat menghadapi Persik Kediri pada 23 Mei mendatang.
“Karena jika kami bermain seperti pada babak pertama saat melawan Persik nanti, tentu kami akan mendapatkan masalah. Dan itu tidak boleh terjadi,” kata pelatih asal Portugal tersebut.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
