
Adam Alis, Mantan Gelandang Persija Jakarta yang Jadi Pahlawan Persib Bandung di Stadion Segiri. (Dok. Persib)
JawaPos.com - Persib Bandung kembali menemukan pahlawannya dalam laga panas kontra Persija Jakarta di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu sore. Sosok itu adalah Adam Alis Setyano, gelandang pekerja keras yang tampil luar biasa dengan memborong dua gol kemenangan Maung Bandung.
Brace Adam Alis tak hanya membawa Persib menang dramatis atas rival abadinya, tetapi juga mempertegas statusnya sebagai salah satu pemain paling konsisten di lini tengah skuad asuhan Bojan Hodak musim ini.
Menariknya, laga tersebut punya nuansa emosional tersendiri bagi Adam Alis. Maklum, pemain kelahiran Jakarta itu pernah mengenakan jersey Persija dan kini justru menjadi mimpi buruk mantan klubnya.
“Pasti papan atas semakin sulit karena persaingannya semakin ketat juga. Persija butuh kemenangan untuk menjaga harapan mereka. Jadi saya pikir ini pertandingan yang bagus sekaligus cukup sulit,” ujar Adam Alis dikutip dari I.League.
Pernyataan itu menggambarkan bagaimana tensi persaingan papan atas Liga 1 musim ini semakin ketat. Setiap pertandingan kini terasa seperti laga final, terutama bagi tim-tim yang masih bersaing dalam perebutan posisi teratas klasemen.
Adam Alis menilai konsistensi akan menjadi faktor pembeda dalam beberapa pekan terakhir musim ini. Menurutnya, tim yang mampu menjaga momentum kemenangan punya peluang lebih besar untuk melangkah mulus hingga akhir kompetisi.
“Minggu-minggu ini memang sangat penting. Tiga besar saling bersaing dan siapa yang bisa menang mungkin langkahnya akan lebih mulus ke depan,” katanya.
Bagi Adam Alis, duel melawan Persija juga bukan pertandingan biasa. Selain sarat gengsi, laga tersebut memiliki nilai emosional karena dirinya pernah menjadi bagian dari Macan Kemayoran sebelum kini berseragam Persib Bandung.
Meski begitu, pemain berusia 32 tahun itu menegaskan dirinya tetap bersikap profesional di atas lapangan. Ia mengaku menikmati atmosfer pertandingan besar seperti Persib kontra Persija yang selalu menghadirkan tekanan sekaligus motivasi tambahan bagi pemain.
“Secara pribadi saya tetap profesional. Saya juga antusias menghadapi tim yang dulu pernah saya bela. Saya memang selalu menunggu momen pertandingan seperti ini,” ucapnya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
