
Selebrasi Milos Raickovic saat Persebaya kalahkan PSBS Biak 4-0 di GBT, Surabaya. Persebaya ingin melanjutkan tren positif kontra Persis. (Rizal/Antara)
JawaPos.com - Modal positif dibawa Persebaya Surabaya saat menantang Persis Solo di Stadion Manahan, Solo, malam nanti. Bukan hanya karena performa musim ini yang lebih meyakinkan, Green Force juga memiliki catatan head to head yang cukup apik dalam lima pertemuan terakhir kontra Laskar Sambernyawa.
Dari lima duel terakhir, Persebaya mampu mengamankan tiga kemenangan, sekali imbang, dan hanya sekali menelan kekalahan.
Pertemuan paling anyar bahkan berhasil dimenangi Green Force dengan skor 2-1 pada 2 November 2025. Catatan itu menjadi sinyal bahwa skuad Bernardo Tavares punya bekal psikologis yang cukup kuat saat melawat ke Solo.
Secara performa musim ini, perbedaan keduanya juga cukup mencolok. Persebaya sudah mengoleksi 14 kemenangan dari 31 pertandingan, berbanding enam kemenangan milik Persis. Produktivitas Green Force pun jauh lebih tajam dengan torehan 49 gol, sementara Persis baru mencetak 35 gol.
Tak hanya itu, lini belakang Persebaya juga lebih solid. Mereka baru kebobolan 35 kali, sedangkan Persis sudah 58 kali memungut bola dari gawang sendiri. Statistik tersebut memperlihatkan keseimbangan permainan Green Force, baik saat menyerang maupun bertahan, lebih stabil sepanjang musim.
Meski unggul dalam catatan, kewaspadaan tetap jadi perhatian. Persis diprediksi tampil agresif dengan trisula depan yang diisi Dusan Mijić, Zanadin Fariz, dan Roman Paparhyo. Dukungan Dejan Tumbas dari lini kedua juga bisa menjadi ancaman bila lini tengah Persebaya kehilangan kontrol.
Namun, Green Force datang dengan komposisi yang tak kalah menjanjikan. Absennya beberapa pemain tak mengurangi kedalaman skuad.
Bernardo Tavares diperkirakan tetap mengandalkan formasi 4-3-3 dengan Andhika Ramadhani di bawah mistar, duet Gustavo Fernandes dan Risto Mitrevski di jantung pertahanan, serta Bruno Moreira, Francisco Rivera, dan Mihailo Perović sebagai motor serangan.
Baca Juga:Persebaya Surabaya Pincang Hadapi Persis Solo, Bernardo Tavares Tanpa Arief Catur dan Ernando Ari
Statistik Persis vs Persebaya. (Dok. Jawa Pos Koran)
Baca Juga:Dejan Tumbas Blak-blakan! Akui Ada Motivasi Tambahan saat Persis Solo Hadapi Persebaya Surabaya
Di lini tengah, peran Milos Raickovic bakal krusial. Gelandang asal Montenegro itu sedang berada dalam kepercayaan diri tinggi. Dia optimistis Persebaya mampu menjaga tren positif hingga akhir musim.
“Masih ada beberapa pertandingan ke depan yang akan sangat menentukan. Kami harus terus bekerja keras dan menjaga konsistensi agar bisa terus bersaing,” ujarnya.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
