Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 Mei 2026 | 23.23 WIB

Ada yang Pilih Boikot! Gejolak Suporter Persis Solo Jelang Duel Panas Kontra Persebaya Surabaya

Suporter Persis Solo terbelah jelang laga melawan Persebaya Surabaya di Stadion Manahan akibat polemik kenaikan harga tiket. (Persis) - Image

Suporter Persis Solo terbelah jelang laga melawan Persebaya Surabaya di Stadion Manahan akibat polemik kenaikan harga tiket. (Persis)

JawaPos.com — Persis Solo akan menghadapi Persebaya Surabaya pada pekan ke-32 Super League 2025/2026 di Stadion Manahan, Sabtu (9/5/2026), di tengah gejolak suporter terkait kenaikan harga tiket. Sejumlah kelompok suporter memilih boikot karena kecewa terhadap keputusan manajemen yang dianggap sepihak usai penutupan tribun utara dan selatan akibat sanksi Komdis.

Situasi ini membuat atmosfer jelang laga penting tersebut menjadi sorotan.

Di satu sisi, dukungan untuk Laskar Sambernyawa tetap mengalir, namun di sisi lain muncul gelombang protes dari tribun yang merasa tidak dilibatkan dalam pengambilan keputusan.

Kenapa Suporter Persis Solo Memilih Boikot?

Aksi boikot muncul setelah manajemen Persis Solo menaikkan harga tiket pertandingan melawan Persebaya Surabaya. Kebijakan itu diambil setelah tribun utara dan selatan dipastikan ditutup akibat sanksi dari Komdis.

Penutupan dua tribun membuat kapasitas Stadion Manahan berkurang cukup signifikan. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap potensi pemasukan klub dari penjualan tiket pertandingan kandang.

Sebagian kelompok suporter menilai kenaikan harga tiket tidak menjadi masalah utama. Mereka justru mempersoalkan minimnya komunikasi dari pihak manajemen sebelum keputusan tersebut diumumkan.

Presiden DPP Pasoepati Arif Jodi Purnomo mengakui adanya kelompok suporter yang memilih tidak hadir di stadion. Menurutnya, keputusan boikot itu dipicu rasa kecewa terhadap cara manajemen mengambil kebijakan.

“Izin untuk match besok memang ada komunitas yang melaksanakan boikot terkait kenaikan harga tribun yang tanpa mengajak komunikasi kawan-kawan suporter,” ujarnya.

Meski ada perbedaan sikap di internal suporter, Pasoepati tetap menghormati keputusan tersebut. Mereka memahami setiap kelompok memiliki pandangan berbeda dalam menyikapi situasi klub.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore