Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 Mei 2026 | 14.37 WIB

Siap Pesta Gol Lagi! Bernardo Tavares Janjikan Persebaya Surabaya Tetap Buas di Markas Persis Solo

Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares optimistis Green Force mampu melanjutkan tren kemenangan saat menghadapi Persis Solo di Stadion Manahan. (Persebaya) - Image

Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares optimistis Green Force mampu melanjutkan tren kemenangan saat menghadapi Persis Solo di Stadion Manahan. (Persebaya)

JawaPos.com — Persebaya Surabaya datang ke markas Persis Solo dengan modal luar biasa usai menyapu bersih tiga laga terakhir dan mencetak 10 gol tanpa kebobolan. Tren positif itu membuat tim asuhan Bernardo Tavares kini menempel ketat papan atas klasemen Super League menjelang duel di Stadion Manahan, Sabtu (9/5/2026) malam.

Performa Green Force memang sedang menanjak dalam momen krusial musim ini. Permainan yang sebelumnya kerap naik turun kini mulai terlihat stabil, terutama saat membangun serangan dan menjaga organisasi pertahanan.

Apa yang Membuat Persebaya Surabaya Sedang Sangat Berbahaya?

Persebaya Surabaya kini tampil jauh lebih agresif dan efektif dibanding beberapa pekan sebelumnya. Dalam tiga pertandingan terakhir, Green Force sukses mencetak 10 gol dan mencatat tiga clean sheet beruntun.

Produktivitas itu jadi sinyal kuat kebangkitan tim asal Surabaya tersebut. Dengan total 49 gol dan 51 poin di klasemen sementara, Persebaya Surabaya mulai mengancam posisi empat besar secara serius.

Perubahan paling terasa terlihat dari keberanian pemain saat menguasai bola. Aliran umpan lebih hidup, perpindahan antar lini cepat, dan tekanan terhadap lawan berlangsung konsisten sepanjang pertandingan.

Situasi itu membuat rasa percaya diri skuad meningkat drastis. Para pemain kini terlihat lebih memahami tugas masing-masing, baik saat menyerang maupun ketika harus turun bertahan.

Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares menilai keseimbangan permainan menjadi faktor utama di balik tren positif timnya. Menurutnya, skuad Green Force mulai memahami identitas permainan yang diinginkan tim pelatih.

“Kuncinya adalah mencetak gol lebih banyak daripada kebobolan. Sikap tim bagus, kami berkembang dalam banyak hal. Sekarang tim mendapatkan lebih banyak kepercayaan diri. Semua orang tahu apa yang harus dilakukan saat memegang bola maupun tanpa bola,” ujarnya.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore