
Pelatih PSMS Medan Eko Purdjianto saat memberikan keterangan dalam jumpa pers pertandingan melawan Persiraja, di Banda Aceh, Jumat (1/5/2026). (ANTARA/Rahmat Fajri)
JawaPos.com- PSMS Medan menutup Liga 2 Championship 2025-2026 dengan hasil imbang. Ayam Kinantan bermain imbang 1-1 saat bertandang ke markas Persiraja Banda Aceh di Stadion H. Dimurthala, Lampineung, Sabtu (2/5/2026) sore.
Pertandingan berjalan ketat sejak awal. PSMS berhasil memecah kebuntuan lebih dulu di menit ke-40 lewat sentuhan tajam Felipe Cadenazzi. Gol itu sempat membuat tim tamu berada di atas angin hingga babak kedua berjalan.
Persiraja yang terus menekan akhirnya menemukan momen krusial di penghujung laga. Saat pertandingan tampak akan berakhir untuk kemenangan PSMS, Asnawi Habib muncul sebagai penyelamat. Golnya di menit 90+4 membuyarkan kemenangan di depan mata tim tamu.
Hasil imbang ini menegaskan dominasi PSMS atas Persiraja pada musim ini. Dalam tiga pertemuan, Ayam Kinantan tidak pernah kalah. Rinciannya dua kali menang dan sekali imbang.
Hasil ini juga tidak mengubah posisi kedua tim di klasemen akhir. Persiraja berada di peringkat ke-5 dengan 40 poin. Sedangkan PSMS di peringkat ke-7 dengan 36 poin.
Pelatih PSMS Eko Purdjianto, mengakui pertandingan berlangsung sengit dan penuh tekanan. “Kita imbang 1-1, pemain sudah memberikan yang terbaik. Yang pasti kita berbagi angka dengan Persiraja dan kita syukuri satu poin. Pertandingan cukup seru,” ujarnya.
Eko tak menutupi rasa kecewanya, apa lagi sebelum pertandingan, dia mendapatkan kabar duka bahwa orangtuanya meninggal dunia, namun tetap menunjukkan profesionalitas memimpin Ayan Kinantan melakoni laga pamungkas musim ini dengan baik.
“Yang pasti kecewa dengan hasil secara keseluruhan. Tapi kita sudah berusaha semaksimal mungkin. Pemain ini tanggung jawab saya, manajemen kepada presiden klub. Mudah-mudahan ke depannya PSMS bisa lebih bagus lagi sesuai target lolos ke Liga 1 musim depan,” tegasnya.
Hal senada disampaikan kapten PSMS, Erwin Gutawa. Ia menilai tim sudah mengerahkan segalanya meski hasil akhir belum sesuai harapan. “Kami dari pemain sudah memainkan segalanya. Tapi lagi-lagi kita syukuri hasil ini bisa dapat satu poin,” kata Erwin.
Dia juga menanggapi insiden kecil yang sempat terjadi di lapangan antara dua dan Kim Jeung-ho. “Soal insiden biasa sesama teman, mungkin niatnya bagus, tapi kita beda bahasa saja jadi sempat ada sedikit gesekan. Tapi setelahnya selesai,” tambahnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Santri Cilik Tegur Bacaan Alquran Nusron Wahid: Ayat Alquran Jangan Diacak-acak!
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Brentford vs Sunderland di Liga Inggris: The Bees Berpeluang Gasak Tim Tamu!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
