
Tim Garuda Baru saat menjalani Training Camp intensif sepanjang April 2026 sebagai bagian dari persiapan menuju SCWC. Dalam program ini, para pemain mendapatkan pembekalan menyeluruh yang meliputi latihan teknis dan taktis sepak bola, penguatan fisik dan mental, serta pembinaan karakter, kepemimpinan dan soft skill seperti public speaking. (Istimewa)
JawaPos.com - Indonesia resmi memberangkatkan Tim Garuda Baru ke Mexico City, Meksiko pada Minggu (3/5/2026), untuk mengikuti Street Child World Cup (SCWC) 2026 yang akan berlangsung pada 5–15 Mei 2026. Keberangkatan ini menjadi momentum penting, bukan hanya dalam konteks olahraga, tetapi juga sebagai langkah Indonesia membawa isu hak anak ke panggung global.
Sepuluh pemain yang tergabung dalam tim ini merupakan hasil seleksi ketat dari lebih dari 170 anak yang telah menjalani proses pembinaan selama satu tahun terakhir. Mereka berasal dari berbagai komunitas di Jakarta dan sekitarnya, dengan latar belakang kehidupan di lingkungan rentan dan penuh tantangan.
SCWC sendiri merupakan ajang sepak bola internasional yang mempertemukan anak-anak dari berbagai negara dengan pengalaman hidup dalam kerentanan sosial, sekaligus menjadi forum global untuk menyuarakan hak anak atas pendidikan, perlindungan, dan kehidupan yang layak.
Baca Juga:Kapten Persebaya Surabaya Berjasa Besar Saat Libas PSBS Biak 4-0, Ini Pesan Bonek ke Bruno Moreira!
Founder Garuda Baru, Mahir Bayasut, mengungkapkan bahwa partisipasi ini merupakan kolaborasi lintas organisasi yang memiliki visi yang sama yakni Yayasan Sahabat Anak (YSA), Yayasan Transmuda Energi Nusantara (TEN), dan Yayasan Kampus Diakoneia Modern (KDM).
“Kami ingin memastikan bahwa anak-anak ini tidak hanya mendapat kesempatan tampil di panggung dunia, tetapi juga membawa pesan bahwa setiap anak berhak atas perlindungan, pendidikan, dan kehidupan yang layak,” jelas Mahir.
Tim Garuda Baru yang mewakili Indonesia terdiri dari sepuluh pemain terpilih, yaitu Samuel Steven Siagian yang menempati posisi penjaga gawang, Deno Mazra Rasyid dan Aryo Topan Artha Gading sebagai pemain bertahan, serta Mohamad Azriel Aliansyah di lini tengah. Sementara itu, sektor sayap diperkuat oleh Rizki Firmansyah, Javasha, Danar Saputra, Dino Siswanto, dan Izul Hamid, dengan Raehan Alfarezi sebagai ujung tombak di lini depan. Tim ini dipimpin oleh Topan sebagai kapten dan Samuel sebagai wakil kapten.
Selama 10 hari pelaksanaan SCWC 2026, para pemain tidak hanya bertanding di lapangan, tetapi juga mengikuti forum anak internasional. Dalam forum tersebut, mereka akan menyuarakan isu-isu yang mereka alami secara langsung, mulai dari keterbatasan lingkungan yang layak, akses ruang bermain aman, hingga risiko kekerasan di sekitar tempat tinggal.
Kapten tim Garuda Baru, Topan, menegaskan bahwa keikutsertaan mereka membawa tanggung jawab yang lebih besar. “Kami datang ke Meksiko bukan hanya untuk bermain sepak bola. Kami membawa cerita tentang bagaimana rasanya tumbuh di lingkungan yang tidak selalu aman, dan kenapa setiap anak berhak mendapatkan kehidupan yang lebih baik,” ujar Topan.
Dukungan juga diberikan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia. Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Republik Indonesia Agus Jabo Priyono yang turut menghadiri pelepasan tim Garuda Baru memberikan motivasi kepada 10 pemain terpilih yang akan mewakili Indonesia dalam ajang SCWC Mexico City 2026.
“Indonesia adalah bangsa pemberani dan pemenang, tim Garuda Baru harus mencontoh semangat juang Gajah Mada saat menyatukan Nusantara. Salah satu filosofi yang dipegang teguh oleh Gajah Mada melalui Sumpah Palapa adalah menang atau mati, hal ini menunjukkan semangat totalitas perjuangan sebagai simbol dedikasi, visi persatuan, dan pantang menyerah sebelum tujuan tercapai,” ujar Agus.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
