
Selebrasi pemain Persebaya Surabaya usai memastikan kemenangan 2-0 atas Malut United di laga tandang. (Dok. Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya pulang dengan kepala tegak dari markas Malut United usai menang meyakinkan. Kemenangan dua gol tanpa balas itu jadi bukti Green Force mampu menjawab tekanan di laga tandang dengan penuh ketenangan dan determinasi.
Hasil ini bukan sekadar tiga poin biasa bagi Persebaya Surabaya di pekan ke-29 Super League 2025/2026. Ada pesan kuat yang dikirim ke para pesaing, terutama jelang duel panas menghadapi Arema FC.
Memasuki 15 menit awal babak kedua, Persebaya Surabaya memilih bermain lebih sabar dengan menunggu momentum.
Sementara itu, Malut United langsung meningkatkan intensitas serangan sejak peluit babak kedua dibunyikan.
Gelombang tekanan tuan rumah datang bertubi-tubi dan sempat membuat pertandingan berjalan dalam tensi tinggi. Namun, lini belakang Green Force tampil disiplin dan tetap tenang tanpa kehilangan fokus.
Koordinasi yang rapi menjadi kunci utama dalam meredam setiap serangan Malut United. Upaya demi upaya tuan rumah mampu dipatahkan tanpa kepanikan berarti dari para pemain belakang Persebaya Surabaya.
Situasi tersebut menunjukkan perubahan mental yang signifikan setelah dua hasil buruk sebelumnya. Persebaya Surabaya terlihat jauh lebih matang dalam mengelola tekanan, terutama saat bermain di kandang lawan.
Upaya memecah kebuntuan terus dilakukan dari berbagai sisi, termasuk dari bangku cadangan. Pada menit ke-58, pelatih Bernardo Tavares melakukan penyegaran dengan memasukkan Koko Ari dan Riyan Ardiansyah.
Keduanya menggantikan Malik Risaldi serta Pedro Matos untuk memberikan energi baru dalam permainan. Pergantian ini terbukti efektif dalam meningkatkan intensitas serangan Persebaya Surabaya.
Momentum yang ditunggu akhirnya datang pada menit ke-73. Milos Raickovic sukses memecah kebuntuan lewat tendangan keras dari luar kotak penalti.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
