
Bernardo Tavares memimpin Persebaya Surabaya dengan statistik unik 6 menang, 6 imbang, dan 6 kalah musim ini. (Persebaya)
JawaPos.com–Rapor Bernardo Tavares di Persebaya Surabaya mulai jadi sorotan tajam setelah hasil minor dalam beberapa laga terakhir super league. Tren negatif ini memicu pertanyaan besar, apakah kursinya sebagai pelatih mulai tidak aman?
Bernardo Tavares didatangkan Persebaya Surabaya di pertengahan kompetisi Super League 2025/2026 dengan harapan besar. Pelatih asal Portugal itu diplot untuk mengangkat performa tim yang sempat terseok di putaran pertama.
Kehadiran Bernardo Tavares resmi dimulai pada 22 Desember 2025 dengan ekspektasi tinggi dari manajemen dan suporter. Rekam jejaknya bersama PSM Makassar membuat banyak pihak optimistis dia mampu membawa perubahan signifikan di Persebaya mengarungi kompetisi super league.
Awal kiprah Bernardo Tavares bersama Persebaya Surabaya terbilang manis dan menjanjikan. Dia langsung memberikan dampak positif dengan kemenangan 2-1 atas Malut United pada pekan 17 di Stadion Gelora Bung Tomo, 10 Januari 2026.
Dalam laga tersebut, Persebaya Surabaya tampil solid dan disiplin terutama di lini belakang. Malut United dibuat frustrasi karena sulit menembus pertahanan yang dibangun rapi oleh tim tuan rumah.
Momentum positif itu berlanjut pada pekan berikutnya saat menghadapi PSIM Jogjakarta. Bermain di kandang lawan, Persebaya Surabaya justru tampil dominan dan menang telak 3-0 di Stadion Sultan Agung, Bantul.
Dua kemenangan beruntun itu membuat nama Bernardo Tavares langsung dielu-elukan Bonek. Harapan untuk melihat Persebaya Surabaya kembali bersaing di papan atas pun mulai menguat.
Namun, bulan madu tersebut tidak berlangsung lama karena performa tim perlahan menurun. Dalam lima laga terakhir, Persebaya Surabaya hanya mampu meraih satu kemenangan yang membuat grafik tim merosot.
Dari lima pertandingan itu, Persebaya Surabaya mencatat satu kemenangan, satu hasil imbang, dan tiga kekalahan. Catatan ini jelas jauh dari ekspektasi yang sempat melambung tinggi di awal kedatangannya.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
