
Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra. (pssleman.id)
JawaPos.com - Rangkaian hasil positif PSS Sleman di empat laga beruntun pada putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/2026 akhirnya terhenti setelah mereka takluk di markas Barito Putera.
Kekalahan pada laga tandang tersebut membuat posisi PSS di puncak klasemen kembali dalam tekanan, terutama dari dua pesaing terdekat yaitu Persipura Jayapura dan Barito Putera yang terus menempel ketat di papan atas.
Direktur Teknik PSS Sleman, Pieter Huistra dikutip dari pssleman.id mengakui hasil negatif tersebut sedikit memengaruhi kondisi mental tim.
Namun ia menegaskan skuad Laskar Sembada tidak boleh larut dalam kekecewaan karena kompetisi masih panjang dan persaingan di papan atas sangat ketat.
Menurutnya, setelah pertandingan di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, seluruh pemain harus segera mengalihkan fokus ke laga berikutnya yang sudah menanti. Ia juga menekankan pentingnya menjaga konsistensi permainan, terutama dalam menghadapi tiga laga besar ke depan yang bisa menentukan posisi tim hingga akhir musim.
Huistra juga menilai laga kontra Barito Putera sebenarnya berjalan cukup seimbang. PSS disebut tampil solid baik dalam bertahan maupun membangun serangan, namun satu kesalahan kecil menjadi pembeda di pertandingan tersebut. Kesempatan itu berhasil dimanfaatkan tuan rumah menjadi gol penentu kemenangan.
Ia menyebut Barito Putera tampil disiplin dan kuat dalam menjaga area pertahanan sehingga sulit ditembus sepanjang laga. Meski beberapa peluang sempat tercipta, PSS gagal memaksimalkan momen penting di depan gawang.
Lebih lanjut, ia menilai kekalahan ini harus dijadikan bahan evaluasi agar tim lebih fokus dan tidak mengulangi kesalahan serupa di pertandingan berikutnya.
Menurutnya, dalam kompetisi ketat seperti musim ini, detail kecil bisa sangat menentukan hasil akhir. Karena itu, perbaikan di semua lini menjadi hal yang wajib dilakukan jelang laga selanjutnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
