Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 13 April 2026 | 14.38 WIB

Semen Padang Kalah Lagi! Imran Nahumarury Bongkar Masalah Utama Usai Tumbang dari Persis Solo di Manahan

Pelatih Semen Padang FC Imran Nahumarury memompa semangat pemain jelang duel krusial melawan Persib Bandung. (Semen Padang) - Image

Pelatih Semen Padang FC Imran Nahumarury memompa semangat pemain jelang duel krusial melawan Persib Bandung. (Semen Padang)

JawaPos.com — Kekalahan kembali menghampiri Semen Padang FC di pekan krusial Super League 2025/2026. Bertandang ke markas Persis Solo, Kabau Sirah harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 1-2 di Stadion Manahan, Minggu (12/4/2026).

Hasil ini terasa pahit karena datang di tengah upaya Semen Padang FC keluar dari zona degradasi. Posisi mereka kini makin tertekan, membuat setiap laga tersisa terasa seperti final yang menentukan nasib di akhir musim.

Pertandingan berlangsung cukup seimbang sejak awal, dengan kedua tim mencoba mengontrol permainan. Namun efektivitas menjadi pembeda nyata yang akhirnya menentukan hasil akhir di laga ini.

Dua gol Persis Solo masing-masing dicetak oleh Miroslav Maricic pada menit ke-37 dan Dejan Tumbas di menit ke-78. Sementara satu-satunya gol Semen Padang FC hadir lewat gol bunuh diri Sutanto Tan pada menit ke-68.

Meski sempat menyamakan kedudukan, Semen Padang FC gagal menjaga momentum. Justru di fase krusial, mereka kembali kebobolan akibat kurangnya konsentrasi di lini pertahanan.

Pelatih Semen Padang FC, Imran Nahumarury, tidak menutupi rasa kecewanya setelah pertandingan usai. Ia menilai timnya sebenarnya tampil cukup baik dalam menjalankan rencana permainan yang telah disiapkan.

“Secara permainan, sudah sesuai dengan game plan yang disiapkan dalam latihan. Penguasaan bola dan peluang yang dikreasikan cukup banyak. Tapi sepak bola bukan hanya soal possession namun juga tentang efektivitas, dan itu yang menjadi kendala kami di laga ini,” kata Imran Nahumarury.

Pernyataan tersebut menegaskan masalah klasik yang kembali menghantui Semen Padang FC. Dominasi permainan tidak berarti apa-apa jika tidak diimbangi dengan penyelesaian akhir yang tajam.

Dalam beberapa momen, Kabau Sirah terlihat mampu menekan dan menciptakan peluang berbahaya. Namun kegagalan mengonversi peluang menjadi gol membuat mereka harus membayar mahal di akhir pertandingan.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore