
Fabio Calonego saat melepaskan tendangan jarak jauh yang menjadi senjata andalan Persija Jakarta. (Persija)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya wajib memasang alarm bahaya tinggi jelang duel panas kontra Persija Jakarta. Ancaman terbesar datang dari sosok gelandang berbahaya, Fabio Calonego, yang sedang panas lewat gol-gol spektakulernya.
Fabio Calonego bukan sekadar gelandang biasa di lini tengah Persija Jakarta. Ia menjelma menjadi “meriam Kota Tua” berkat akurasi dan keberaniannya melepaskan tembakan jarak jauh yang sulit dibendung.
Dalam empat pekan terakhir, pemain berusia 28 tahun itu sukses mencetak tiga gol dengan cara yang identik. Semuanya lahir dari luar kotak penalti, memperlihatkan kualitas teknik dan insting membaca ruang yang luar biasa.
Gol pertama dicetak saat menghadapi Malut United pada 24 Februari 2026 melalui situasi open play. Ia memanfaatkan celah kecil di lini pertahanan lawan untuk melepaskan tembakan keras yang tak mampu dihentikan kiper.
Ketajamannya kembali terlihat saat melawan Borneo FC pada 3 Maret 2026. Lagi-lagi, Fabio menghukum lawan dengan sepakan jarak jauh setelah melihat ruang kosong di depan kotak penalti.
Terbaru, ia menunjukkan kualitas berbeda saat menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC pada 5 April 2026. Kali ini, gol lahir dari skema bola mati melalui tendangan bebas yang melengkung indah ke pojok gawang.
Meski dalam laga tersebut Persija Jakarta harus menelan kekalahan 3-2, performa Fabio tetap mencuri perhatian. Ia mencatat rating 7,5 dan menjadi salah satu pemain paling konsisten di lapangan.
Secara statistik, kontribusinya tidak bisa dipandang sebelah mata. Dengan akurasi umpan mencapai 88 persen dan long balls 90 persen, ia menjadi pusat distribusi permainan yang sangat efektif.
Dari total 70 sentuhan dalam pertandingan tersebut, Fabio menunjukkan peran vital dalam mengatur ritme permainan. Ia tidak hanya bertugas menyerang, tetapi juga aktif membantu fase bertahan tim.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
